Timur Tengah Perang, Stok Minyak, BBM, LPG RI Masih di Atas 21 Hari

Timur Tengah Perang, Stok Minyak, BBM, LPG RI Masih di Atas 21 Hari

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 03 Mar 2026 19:16 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Foto: Heri Purnomo/detikcom
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan kondisi energi nasional masih aman menjelang Lebaran 2026 maupun di tengah perang di Timur Tengah.

Bahlil bilang stok bahan bakar minyak (BBM), minyak mentah (crude), dan LPG saat ini berada di atas standar minimum nasional, yaitu di atas 21 hari.

"Khusus untuk menyangkut dengan persiapan hari raya, ya hari raya Idul Fitri, bulan puasa, alhamdulillah teman-teman, saya menyampaikan bahwa untuk stok BBM kita, crude, BBM, LPG, itu semua rata-rata di atas standar minimum nasional," kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (3/3/2026)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tahu bahwa standar minimum nasional adalah 21 hari. Ini semuanya di atas 21 hari," sambung Bahlil.

ADVERTISEMENT

Bahlil menambahkan, saat ini kapasitas penyimpanan energi nasional saat ini memang terbatas. Ketahanan energi Indonesia secara maksimal hanya berada di kisaran 25 hingga 26 hari.

Pemerintah kini berupaya meningkatkan kapasitas penampungan agar bisa mencapai standar internasional yang mencapai tiga bulan.

"Makanya sekarang pemerintah lagi sedang berusaha untuk membangun storage yang kapasitasnya bisa sampai dengan 3 bulan, karena itu standar internasional," kata Bahlil.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads