Bahlil Sebut Terminal BBM Batal Dibangun di Pulau Nipah

Bahlil Sebut Terminal BBM Batal Dibangun di Pulau Nipah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 05 Mar 2026 18:30 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia/Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden/Kris
Jakarta -

Indonesia berencana meningkatkan tempat penyimpanan BBM dan energi lainnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan cadangan energi di dalam negeri.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pernah mengungkapkan storage akan dibangun di Pulau Nipah, Batam, Kepulauan Riau. Rencana itu pernah diungkapkan olehnya pada awal 2025.

Kini Bahlil bilang rencana tersebut batal. Pemerintah kini mencari lokasi lain untuk pembangunan storage, Bahlil belum mau merinci di mana tempatnya, tapi kemungkinan berada di Pulau Sumatera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Storage akan ada di daerah Sumatra, tapi Pulau Nipah kemungkinan kecil tidak. Kemungkinan besar tidak, karena arealnya yang tidak terlalu besar. Sementara kan kita butuhkan area yang cukup besar," beber Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).

ADVERTISEMENT

Di kesempatan sebelumnya, dia sempat menyebutkan pembangunan storage wajib dilakukan. Pasalnya saat ini tempat penyimpanan minyak mentah Indonesia hanya mampu menyimpan minyak mentah untuk kebutuhan 23-25 hari saja.

Menurut Bahlil rencana pembangunan storage telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Dia juga menyebut sudah ada investor yang bakal masuk dalam pembangunan tersebut.

"Ya investasinya sudah ada, investornya sudah ada," ujar Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (4/3/2026) kemarin.

Ketika ditanya lebih jauh soal siapa investornya, Bahlil bilang investasinya disebut berasal dari skema campuran (blending) antara dalam negeri dan luar negeri, namun bukan dari Amerika Serikat (AS).

"Enggak, investasinya bisa di blending antara dalam negeri dan dari luar, tapi bukan dari AS," katanya.

(hal/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads