Pembangkit Listrik Rusak, Kuba Kini Gelap Gulita

Pembangkit Listrik Rusak, Kuba Kini Gelap Gulita

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 06 Mar 2026 12:58 WIB
Sebagian besar wilayah di Kuba dilanda pemadaman listrik massal yang membuat banyak daerah berada dalam kondisi gelap gulita/ REUTERS/Norlys Perez
Foto: REUTERS/Norlys Perez
Jakarta -

Pemadaman listrik besar melanda dua pertiga wilayah Kuba, termasuk ibu kota Havana. Pemadaman listrik terjadi setelah salah satu fasilitas pembangkit terbesar di negara tersebut, Antonio Guiteras Power Plant, mengalami kerusakan.

Melansir Al Jazeera, Jumat (6/3/2026), pembangkit listrik termoelektrik Antonio Guiteras, terletak sekitar 100 km sebelah timur Havana. Fasilitas pembangkit listrik ini merupakan yang terbesar di negara itu, bertanggung jawab memasok energi dari Pinar del Rio di ujung barat negara itu hingga provinsi Las Tunas di timur.

Di Havana, pemadaman listrik sempat menyebabkan siaran televisi pemerintah Kuba terhenti. Siaran berita nasional sore harinya dimulai lebih dari setengah jam setelah waktu tayang yang dijadwalkan, dengan seorang presenter menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut disebabkan oleh pemadaman listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Krisis Pasokan Listrik Berkepanjangan di Kuba
Krisis listrik telah lama melanda Kuba. Infrastruktur pembangkit yang menua dan sering rusak, serta kekurangan bahan bakar sebagai sumber energi utama membuat pemadaman listrik berkepanjangan menjadi hal biasa di sejumlah wilayah, bahkan bisa berlangsung hingga 20 jam setiap hari.

Situasi semakin diperburuk imbas terbatasnya pasokan minyak dari Venezuela usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Januari kemarin. Sebab Venezuela merupakan pemasok sekitar 50% dari kebutuhan bahan bakar Kuba.

ADVERTISEMENT

Masih belum cukup, pemerintah AS juga sempat memberlakukan embargo minyak terhadap Havana usai penculikan Maduro. Tekanan kebijakan ini membuat pengiriman energi ke negara Karibia tersebut menjadi semakin terbatas.

Bahkan kelangkaan pasokan bahan bakar ini juga memaksa pemerintah Kuba untuk melakukan penjatahan layanan-layanan penting, termasuk pengumpulan sampah dan transportasi umum.

Saksikan Live DetikSore :

(igo/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads