Harga Minyak Tembus US$ 100/Barel, Bahlil Pastikan BBM Subsidi Nggak Naik

Harga Minyak Tembus US$ 100/Barel, Bahlil Pastikan BBM Subsidi Nggak Naik

Heri Purnomo - detikFinance
Senin, 09 Mar 2026 13:59 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Foto: Heri Purnomo/detikcom
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Energi (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tidak akan naik. BBM subsidi adalah Pertalite yang saat ini masih Rp 10.000/liter dan Solar (Biosolar) Rp 6.800/liter.

Pernyataan ini merespons harga minyak mentah dunia melonjak tajam hingga menyentuh angka US$ 110 per barel.

"Saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga, karena sampai dengan hari raya ini InsyaAllah nggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (9/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Bahlil memastikan stok BBM nasional juga aman dan terkendali untuk memenuhi kebutuhan hingga Idul Fitri.

"Pasokan nggak ada masalah. Untuk puasa dan hari raya Idul Fitri semuanya terjamin, nggak ada masalah," terang Bahlil.

ADVERTISEMENT

Bahlil menambahkan kini pemerintah sedang menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga minyak dunia tersebut.

"Kita itu sekarang tinggal di harga. Nah kita lagi akan me-exercise untuk melakukan langkah-langkah yang komprehensif," tuturnya

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads