PGN Cetak Laba Rp 3,65 T

PGN Cetak Laba Rp 3,65 T

Andi Hidayat - detikFinance
Senin, 09 Mar 2026 14:22 WIB
PGN
Ilustrasi/Foto: PGN
Jakarta -

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) membukukan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025. PGN membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 5% menjadi US$ 3,9 miliar atau sekitar Rp 66,25 triliun (kurs Rp 16.988).

PGN membukukan kinerja operasional stabil dengan EBITDA sebesar US$ 971,2 juta atau sekitar Rp 16,49 triliun. Sementara laba bersih sepanjang 2025 tercatat sebesar US$ 215,4 juta atau Rp 3,65 triliun.

PGN juga berhasil menjaga posisi posisi kas dan setara kas hingga akhir tahun 2025 di level US$ 1,3 miliar atau sekolah Rp 22,08 triliun. Sementara arus kas operasi tercatat positif sebesar US$ 657,1 juta atau sekitar Rp 11,16 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman mengatakan perusahaan terus menjaga keseimbangan ekspansi bisnis dan pengelolaan keuangan yang berkelanjutan. Dengan kondisi likuiditas tersebut, PGN memiliki ruang untuk menjaga stabilitas operasional dan mendukung pengembangan bisnis.

"Keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan tetap menjadi prioritas utama PGN. Kami mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG serta menerapkan pengelolaan volume secara adaptif untuk memastikan keberlanjutan layanan energi kepada pelanggan," ujar Fajriyah dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

PGN membukukan volume niaga gas bumi sebesar 836 BBTUD. Sementara volume transmisi gas bumi naik sekitar 4% menjadi 1.609 MMSCFD seiring meningkatnya kebutuhan pelanggan industri dan pembangkit listrik.

Kinerja operasional didukung segmen infrastruktur LNG perseroan. Volume regasifikasi melalui FSRU Lampung dan Terminal Regasifikasi Arun mencapai 254 BBTUD atau tumbuh sekitar 17% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, PGN juga memperluas infrastruktur gas bumi dengan menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi sepanjang 2025. PGN juga menjaga keandalan sistem operasional dengan tingkat availability infrastruktur mencapai 98,84%. PGN optimistis dapat terus menjaga keberlanjutan bisnis dan memperkuat peran mendukung penyediaan energi gas bumi nasional.

(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads