Iran memangkas kuota pembelian bahan bakar minyak (BBM) bagi warga pengguna kartu bahan bakar pribadi di Teheran imbas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap depot minyak. Pemangkasan kuota pembelian BBM ini berlaku sejak Minggu (8/3) setelah depot minyak di Teheran dan Alborz diserang.
Dikutip dari Anadolu, Senin (9/3/2026), pemerintah Iran memangkas kuota pembelian BBM di Teheran menjadi 20 liter dari sebelumnya sebanyak 30 liter. Kuota pembatasan ini dilakukan untuk SPBU di Ibu Kota Iran.
Berdasarkan laporan Gubernur Teheran, kuota pembelian BBM menggunakan kartu pribadi di SPBU resmi dipotong. Diketahui, AS-Israel telah menargetkan depot minyak di Teheran dan Alborz pada Senin pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketegangan regional meningkat tajam sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari. Hingga saat ini, perang tersebut menewaskan lebih dari 1.000 orang.
Dalam serangan tersebut, diketahui Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei gugur. Serangan tersebut juga menewaskan 150 siswi dan sejumlah pejabat militer Iran.
Iran membalas serangan secara besar-besaran yang menargetkan pangkalan AS, fasilitas diplomatik, dan personel militer di seluruh wilayah Teluk, serta beberapa kota di Israel.
(ahi/ara)










































