Jelang Mudik, Layanan Bengkel Keliling Kendaraan Gas Dibuka di Cirebon

Jelang Mudik, Layanan Bengkel Keliling Kendaraan Gas Dibuka di Cirebon

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Rabu, 11 Mar 2026 16:12 WIB
Bengkel Keliling BBG
Foto: Dok. PGN
Jakarta -

Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, layanan bengkel keliling untuk kendaraan berbahan bakar gas (BBG) dibuka di Cirebon, Jawa Barat. Layanan ini disediakan oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) dan Komunitas Gas (Komogas).

Program Bengkel Keliling Compressed Natural Gas (CNG) ini berlangsung pada 9-16 Maret 2026 di SPBG Cirebon. Layanan ditujukan bagi pengemudi transportasi online maupun pengemudi angkutan harian yang menggunakan BBG.

Layanan yang tersedia antara lain konversi kendaraan menjadi BBG, pemeriksaan teknis kendaraan, audit keamanan instalasi BBG, serta edukasi terkait keselamatan dan prosedur pengisian gas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan layanan ini diharapkan membantu kesiapan kendaraan BBG menjelang mudik Lebaran. Menurutnya, Cirebon merupakan salah satu jalur utama di Pantai Utara (Pantura) yang dilalui pemudik dari berbagai daerah.

"Melalui layanan Bengkel Keliling ini, PGN ingin memastikan para pengguna kendaraan BBG yang melintas di jalur Pantura, khususnya di wilayah Cirebon, dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman. Kami berharap pemeriksaan teknis serta edukasi yang diberikan dapat membantu meningkatkan keselamatan berkendara sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran," ujar Fajriyah.

ADVERTISEMENT

Sepanjang 2025, PGN melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga menjalankan konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi BBG sebanyak 200 unit di berbagai kota di Indonesia.

"Melalui program Bengkel Keliling CNG ini, kami tidak hanya ingin memastikan keselamatan dan kesiapan kendaraan BBG, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan energi gas yang aman, efisien, dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus mendorong pemanfaatan energi gas sebagai alternatif bahan bakar yang lebih bersih dan berkelanjutan," tambah Fajriyah.

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, mengatakan layanan bengkel keliling dilengkapi peralatan teknis serta teknisi yang telah tersertifikasi untuk menangani sistem BBG pada kendaraan. Tim juga dapat melakukan pemeriksaan teknis, pengecekan keamanan instalasi CNG, serta memberikan rekomendasi perawatan bagi pengguna.

"Dengan dukungan peralatan yang lengkap serta teknisi tersertifikasi, kami berharap kendaraan CNG yang digunakan masyarakat dapat tetap dalam kondisi prima, aman, dan siap digunakan untuk perjalanan jarak jauh, khususnya selama periode mudik Lebaran," kata Santiaji.

Ketua Umum Komogas, Andy Lala, mengatakan kolaborasi dengan PGN dan PGN Gagas membantu memastikan keselamatan dan keandalan kendaraan BBG melalui pemeriksaan teknis serta edukasi kepada pengguna.

"Kami berterima kasih kepada PGN dan PGN Gagas yang terus hadir mendampingi para pengguna kendaraan BBG. Kami berharap kolaborasi ini semakin memperkuat upaya bersama dalam meningkatkan keselamatan dan keandalan kendaraan BBG, sekaligus mendorong semakin luasnya pemanfaatan energi gas sebagai alternatif bahan bakar yang lebih efisien dan ramah lingkungan bagi masyarakat," pungkas Andy.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads