Prabowo Rapat Bareng Luhut cs Bahas Dampak Perang Timur Tengah ke Ekonomi RI

Prabowo Rapat Bareng Luhut cs Bahas Dampak Perang Timur Tengah ke Ekonomi RI

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 12 Mar 2026 12:56 WIB
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas, Rabu (11/3/2026), membahas perkembangan ekonomi global. Termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas, Rabu (11/3/2026)/Foto: (Dok. Biro Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto melakukan diskusi bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada Rabu (11/3) kemarin. Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan hadir dalam pertemuan itu ditemani beberapa anggota DEN lainnya, seperti Chatib Basri, Mari Elka Pangestu, dan lain-lain.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pertemuan tersebut membahas perkembangan ekonomi global, khususnya soal konflik Timur Tengah dan dampaknya kepada ekonomi Indonesia.

"Presiden Prabowo menerima Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait untuk membahas perkembangan ekonomi global, termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026," ujar Teddy dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan tersebut turut disampaikan kondisi pasokan energi nasional saat ini masih dalam keadaan aman. Pemerintah akan terus berupaya menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas nasional tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

ADVERTISEMENT

"Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali," ungkap Teddy.

Selain membahas stabilitas energi, Teddy bilang Prabowo juga menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Teddy menyebut salah satu fokus yang disampaikan Prabowo adalah percepatan program swasembada energi sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada pasokan energi global.

"Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat swasembada energi serta memperkuat digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui pilot digitalisasi penyaluran bantuan sosial, untuk meningkatkan efisiensi belanja negara," ujar Teddy.

Lebih lanjut, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika global yang berkembang. Antisipasi dan kesiapan kebijakan dinilai penting agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

"Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga," pungkas Teddy.

(hal/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads