Pesan Luhut ke Prabowo di Tengah Perang: Dunia Menghadapi Perfect Storm

Pesan Luhut ke Prabowo di Tengah Perang: Dunia Menghadapi Perfect Storm

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 12 Mar 2026 13:06 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta -

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan buka-bukaan soal pesan khusus yang diberikan langsung olehnya kepada Presiden Prabowo Subianto. Pesan tersebut disampaikan Luhut saat melakukan diskusi soal strategi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan ekonomi Indonesia di tengah konflik yang memanas di Timur Tengah, Rabu kemarin.

Luhut menyampaikan dunia menghadapi kondisi perfect storm atau badai yang sempurna. Sebab, saat ekonomi belum pulih karena berbagai krisis, perang di Timur Tengah terjadi dan memberikan dampak besar kepada ekonomi global. Khususnya, pada rantai pasok energi.

"Saya sampaikan kepada Presiden bahwa dunia sedang menghadapi "perfect storm". Eskalasi konflik di Timur Tengah terjadi saat pemulihan ekonomi dunia belum stabil. Dampaknya sangat nyata terhadap rantai pasok energi global dan kita tidak tahu kapan situasi ini mereda. Ibarat mengemudikan kapal di tengah cuaca ekstrem, setiap keputusan harus diambil dengan presisi agar kita tetap pada jalur yang benar," kata Luhut dalam unggahan resminya di Instagram, @luhut.pandjaitan, Kamis (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih jauh, Luhut memaparkan benteng pertahanan energi Indonesia saat ini masih cukup kokoh. Pasokan BBM dan gas nasional masih mencukupi.

ADVERTISEMENT

Luhut menekankan fluktuasi harga energi tetap harus dipantau ketat. Mitigasi juga harus disiapkan terhadap dampaknya ke APBN bisa dikendalikan dengan baik, khususnya agar APBN bisa ikut membantu menjaga daya beli masyarakat.

"Meskipun begitu, kami akan terus memantau fluktuasi harga energi global setiap waktu untuk kemudian menyiapkan mitigasi agar dampak terhadap APBN tetap terkendali. Fokus utama kita adalah memastikan guncangan luar tidak menghantam langsung daya beli masyarakat," ujar Luhut.

Bagi Luhut, dalam situasi Gonjang-ganjing seperti ini, kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan berdasarkan data menjadi penting. Seluruh jajaran pemerintah menurutnya harus terus mengantisipasi dinamika global demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Waspada itu perlu, tetapi menjaga optimisme melalui kerja keras dan kekompakan seluruh elemen bangsa itu wajib. Dengan begitu, kita bisa bernavigasi melewati badai tantangan global ini dengan selamat," tegas Luhut.

(hal/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads