Ada Angin Segar buat Indonesia dari Selat Hormuz

Ada Angin Segar buat Indonesia dari Selat Hormuz

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 18 Mar 2026 09:00 WIB
The Parnassos crude oil tanker sits anchored as the traffic is down in the Strait of Hormuz, amid the U.S.-Israeli conflict with Iran, in Muscat, Oman, March 10, 2026. REUTERS/Benoit Tessier
Konflik Timur Tengah Bikin Kapal Tanker Tertahan di Selat Hormuz.Foto: REUTERS/Benoit Tessier
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara soal kondisi Selat Hormuz. Jalur utama perdagangan minyak dari kawasan Timur Tengah ini ditutup Iran sebagai balasan atas serangan militer Amerika Serikat dan Israel.

Meski perang di timur tengah belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, menurut Bahlil ada angin segar datang dari Selat Hormuz.

"Alhamdulillah kita sekalipun dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah itu selesai, tapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Selain itu, Bahlil bilang, Iran telah membuka diri untuk komunikasi dengan negara-negara yang kapal tankernya masih tertahan. Cuma, kebijakan Iran tersebut tidak berlaku bagi Amerika Serikat dan Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Artinya bagi kapal-kapal, bagi negara-negara yang bukan Israel dan Amerika, itu bisa sekarang untuk terjadi komunikasi. Ini sebenarnya adalah sebuah perkembangan yang positif," terang Bahlil.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Bahlil menambahkan, pemerintah masih terus berupaya mengeluarkan dua kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Teluk Arab. Dua kapal tersebut, Pertamina Pride dan Gamsunoro, tertahan di Teluk Arab lantaran Selat Hormuz ditutup Iran.

Menurut Bahlil proses negosiasi dengan Pemerintah Iran masih terus berlangsung.

"Masih negosiasi sekarang. Kan ini kan antrean panjang. Lagi dalam negosiasi, ya. Kasih kami waktu ya. Masih negosiasi, masih negosiasi," ungkapnya.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads