95 SPBU Modular dan 61 Kiosk Ditambah di Jalur Padat untuk Urai Antrean BBM

95 SPBU Modular dan 61 Kiosk Ditambah di Jalur Padat untuk Urai Antrean BBM

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 19 Mar 2026 16:00 WIB
SPBU Modular yang berada di KM 20A, Lampung yang disediakan Pertamina saat arus mudik lebaran
Ilustrasi SPBU Modular/Foto: Rio Roma Dhoni
Jakarta -

Pertamina Patra Niaga menambah layanan distribusi BBM menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Penambahan ini berupa 95 SPBU Modular dan 61 Kiosk Pertamina Siaga yang ditempatkan di jalur padat mudik dan kawasan wisata, termasuk titik yang belum terdapat SPBU tetap.

SPBU Modular berfungsi untuk menambah kapasitas di titik dengan potensi lonjakan konsumsi BBM. Sistemnya lebih ringkas dan mobile sehingga pelayanan bisa lebih cepat, membantu mengurai antrean di jalur utama.

Kiosk Pertamina Siaga ditempatkan di wilayah yang jauh dari SPBU tetap sebagai titik layanan tambahan, memastikan akses BBM tetap tersedia bagi masyarakat di lokasi terpencil atau jalur non-tol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penambahan SPBU Modular dan Kiosk bertujuan untuk mengurai antrean di jalur padat dan memastikan masyarakat mendapatkan BBM.

"Pertamina Patra Niaga terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan layanan energi tetap optimal, termasuk melalui penambahan SPBU Modular dan Kiosk Pertamina Siaga di jalur-jalur dengan potensi kepadatan tinggi. Langkah ini kami lakukan untuk membantu mengurai antrean serta memberikan kemudahan akses energi bagi masyarakat selama perjalanan mudik," ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

Roberth menambahkan, seluruh layanan tambahan ini terintegrasi dengan sistem distribusi energi nasional yang sudah disiagakan selama Satuan Tugas Ramadan & Idulfitri (Satgas RAFI).

"Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang dan nyaman, tanpa khawatir terhadap ketersediaan BBM di sepanjang jalur perjalanan," jelas Roberth.

Penambahan layanan ini ditempatkan di titik strategis dengan potensi kepadatan tinggi, termasuk jalur utama mudik dan lokasi wisata. Tujuannya untuk mencegah antrean panjang di SPBU tetap dan meminimalkan gangguan distribusi BBM.

Langkah ini juga mencakup koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan operasional SPBU Modular dan Kiosk berjalan sesuai jadwal, serta stok BBM di titik-titik tersebut mencukupi kebutuhan masyarakat selama periode mudik.

Dengan penambahan SPBU Modular dan Kiosk Pertamina Siaga ini, masyarakat di jalur padat memiliki alternatif layanan BBM sehingga antrean dapat lebih terurai, sekaligus menjaga ketersediaan energi di seluruh jalur perjalanan.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads