Trump Janji Hentikan Serangan Israel ke South Pars, Kasih Peringatan Ini

Trump Janji Hentikan Serangan Israel ke South Pars, Kasih Peringatan Ini

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 19 Mar 2026 12:32 WIB
Trump Janji Hentikan Serangan Israel ke South Pars, Kasih Peringatan Ini
Presiden AS Donald Trump/Foto: REUTERS/Kevin Lamarque
Jakarta -

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan Israel "marah dan melancarkan serangan keras" ke ladang gas utama Iran, eskalasi signifikan dalam perang AS-Israel, tetapi menegaskan tidak akan ada serangan lebih lanjut oleh Israel kecuali Iran membalas.

Dikutip dari Reuters, Kamis (19/3/2026), serangan pada Rabu terhadap ladang gas South Pars yang besar membuat harga minyak naik dan memicu ancaman Iran untuk menyerang fasilitas minyak dan gas di seluruh Teluk, sambil menembakkan rudal ke Qatar dan Arab Saudi.

Eskalasi ini semakin mengganggu pasokan energi global yang sudah terguncang, meningkatkan tekanan politik terhadap Trump, yang ikut Israel menyerang Iran hampir empat minggu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perusahaan minyak negara Qatar, QatarEnergy, melaporkan "kerusakan luas" setelah rudal Iran mengenai Ras Laffan Industrial City, yang memproses sekitar seperlima pasokan gas global.

Arab Saudi mengatakan mereka mencegat dan menghancurkan empat rudal balistik yang diluncurkan ke Riyadh pada Rabu, serta menggagalkan serangan drone ke fasilitas gas di wilayah timur. Pada Kamis, Iran kembali menargetkan fasilitas gas Qatar dan ibu kota Saudi.

ADVERTISEMENT

QatarEnergy melaporkan adanya kebakaran besar dan kerusakan luas di beberapa fasilitas LNG (gas alam cair) akibat serangan rudal Kamis pagi.

Trump mengatakan Amerika Serikat tidak mengetahui serangan Israel sebelumnya, dan Qatar tidak terlibat.

"Israel, karena marah dengan apa yang terjadi di Timur Tengah, telah menyerang secara keras fasilitas besar South Pars Gas Field di Iran," tulis Trump di X pada Rabu.

"Sayangnya, Iran tidak mengetahui fakta ini, dan secara tidak adil menyerang sebagian fasilitas LNG Qatar. TIDAK AKAN ADA LAGI SERANGAN OLEH ISRAEL terhadap ladang South Pars ini kecuali Iran secara bodoh menyerang Qatar yang tidak bersalah," katanya.

"Jika itu terjadi, Amerika Serikat, dengan atau tanpa bantuan Israel, akan menghancurkan seluruh ladang gas South Pars dengan kekuatan yang belum pernah dilihat Iran sebelumnya."

Sebelumnya, Wall Street Journal menyebut Trump telah menyetujui rencana Israel menyerang ladang gas Iran. South Pars adalah bagian Iran dari cadangan gas alam terbesar di dunia, yang dibagi dengan Qatar, sekutu dekat AS dan tuan rumah pangkalan militer terbesar AS di Teluk.

Sejak awal konflik, Teheran menargetkan tidak hanya Israel, tetapi juga fasilitas diplomatik dan militer AS di seluruh Teluk, serta memperingatkan negara tetangga agar tidak menjadi lokasi serangan terhadap Iran.

Dengan tidak adanya tanda-tanda de-eskalasi, Trump mempertimbangkan mengirim ribuan pasukan tambahan AS ke Timur Tengah, menurut pejabat AS dan tiga orang yang mengetahui rencana tersebut.

Pasukan ini bisa digunakan untuk memastikan jalur aman bagi kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz, jalur vital yang mengangkut sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads