Australia Terancam Krisis BBM, Ratusan SPBU Kehabisan Stok

Australia Terancam Krisis BBM, Ratusan SPBU Kehabisan Stok

Retno Ayuningrum - detikFinance
Rabu, 25 Mar 2026 14:10 WIB
Apa Itu BBM RON 90 dan RON 92? Ini Perbedaan serta Efeknya bagi Kendaraan
Foto: prostooleh/Freepik
Jakarta -

Ratusan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Australia mulai kehabisan stok bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini terjadi di tengah pasokan minyak mentah dunia terganggu imbas konflik Timur Tengah.

Mengutip The Guardian, Rabu (25/3/2026) Menteri Energi Chris Bowen menyampaikan 109 unit SPBU di Victoria telah kehabisan salah satu jenis bensin. Di Queensland, terdapat 47 unit SPBU yang kehabisan stok diesel dan 32 gerai kehabisan bensin jenis unleaded reguler. Sementara di New South Wales (NSW), sebanyak 37 SPBU dilaporkan stok BBM kosong.

Meski demikian, Bowen tidak membagikan data untuk wilayah Australia Barat, Northern Territory, Australia Selatan, atau Tasmania. Ia juga enggan merinci kapan tepatnya pemerintah menyadari ada enam pengiriman minyak yang gagal menuju Australia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bowen hanya menyebut proses tersebut terjadi secara bertahap dan pembatalan pengiriman tidak terjadi dalam satu hari yang sama.

ADVERTISEMENT

Bowen kembali menegaskan bahwa kebijakan kuota atau rasionalisasi BBM belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi yang matang.

"Langkah awal adalah pembatasan penggunaan oleh publik, kampanye informasi, dan imbauan kepada masyarakat untuk menghemat bahan bakar. Tindakan lebih lanjut baru akan dipertimbangkan setelah itu. Saya tegaskan, posisi kita masih jauh dari tahap tersebut," ujar Bowen.

Perdana Menteri Anthony Albanese telah merilis pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong yang menegaskan kedua negara akan melanjutkan perdagangan energi. Singapura merupakan salah satu sumber utama impor minyak Australia.

Para ahli energi mulai khawatir negara-negara eksportir akan mulai menyimpan minyak untuk konsumsi domestik daripada mengekspornya. Kekhawatiran ini muncul setelah Malaysia pekan lalu menyatakan akan memprioritaskan kebutuhan dalam negeri.

Dalam kesepakatan tersebut, Australia dan Singapura sepakat untuk mendukung kelancaran arus barang penting, termasuk minyak bumi (seperti diesel) dan gas alam cair (LNG), serta saling berkonsultasi jika terjadi gangguan perdagangan energi.

Lihat juga Video: Stok BBM Aman, Bahlil Minta Masyarakat Jangan Panic Buying

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads