Pecahnya perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) berdampak besar pada sektor energi global, terutama minyak. Distribusi minyak dunia terganggu usai Iran memutuskan menutup Selat Hormuz.
Akibatnya krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) dan panic buying terjadi di beberapa negara, termasuk tetangga Indonesia seperti Thailand, Filipina, hingga Australia. Antrean panjang di SPBU hingga kekosongan stok menyebar di sejumlah wilayah. Lantas, bagaimana kondisi SPBU di Indonesia?
detikcom melakukan pemantauan di sejumlah SPBU milik Pertamina dan BP di Kawasan Jakarta Selatan. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, belum tampak antrean mengular atau kondisi panic buying. Hal ini terpantau pada tiga SPBU Pertamina yang didatangi di Mampang Prapatan, Pancoran, dan Tebet. Hal yang sama juga terpantau di SPBU swasta, salah satunya adalah SPBU BP di Tebet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu petugas SPBU BP menyebut sejauh ini antrean kendaraan masih normal dan tidak ada panic buying.Masyarakat membeli BBM secara normal.
"Masih normal sih kalo sekarang, nggak ada yang gimana-gimana," katanya saat ditemui detikcom, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Berdasarkan pantuan detikcom di SPBU tersebut, ada beberapa kendaraan roda empat dan roda dua yang sedang antre namun tidak sampai mengular. Pelayanan pembelian BBM pun berjalan dengan normal.
Kondisi serupa terjadi di tiga SPBU milik Pertamina. Salah satu SPBU bahkan terlihat lowong, bukan karena kekosongan stok melainkan jumlah pembeli yang tidak terlalu banyak.
Antrean untuk kendaraan roda dua tak melebihi lima kendaraan, sementara dispenser SPBU yang melayani kendaraan roda empat beberapa bahkan kosong. Petugas di SPBU Pertamina Tebet juga mengonfirmasi belum ada lonjakan pembelian BBM di tempat mereka.
"Kalau di sini normal, stok juga masih aman," sebut petugas tersebut.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah belum mengambil langkah membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) imbas perang di Timur Tengah. Namun, Pemerintah mengajak masyarakat memakai BBM dengan bijak
"Saya ingin menyampaikan bahwa tolong kita memakai energi dengan bijak. Tolong, SPBU ini bukan untuk industri. Tolong dipakai dengan bijaksana," ujar Bahlil saat sidak di SPBU Colomadu, Jawa Tengah, dalam keterangan Kementerian ESDM, Kamis (26/3/2026).
(ily/hal)










































