Rusia Buka Pintu Jika Indonesia Mau Beli Minyak

Rusia Buka Pintu Jika Indonesia Mau Beli Minyak

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 01 Apr 2026 14:05 WIB
VLCC Pertamina Prime
Ilustrasi Kapal Tanker Pertamina.Foto: Dok.Pertamina
Jakarta -

Pemerintah Rusia membuka pintu buat Indonesia jika mau membeli minyak dan gas dari negara berjuluk Beruang Merah itu. Sebelumnya, pemerintah memang sedang mencari sumber-sumber baru pasokan minyak dan gas imbas perang antara Amerika Serikat & Israel lawan Iran.

Salah satu dampak dari perang ini adalah Iran menutup Selat Hormuz, sehingga memicu kapal tanker dari berbagai negara tertahan. Termasuk dua kapal tanker milik Pertamina, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro yang belum dapat izin melewati Selat Hormuz, dan kini masih tertahan di Teluk Arab.

Pemerintah Rusia pun terbuka jika Indonesia berniat membeli minyak dan gas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden kami telah berkali-kali menyampaikan, terutama bagi negara-negara sahabat, kami siap bekerja sama di bidang minyak dan gas apabila mereka membutuhkan sesuatu," ujar Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov ditemui di Tanjung Priok, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (1/4/2026).

ADVERTISEMENT

Tolchenov menyampaikan sebagai duta besar, dirinya belum menerima permintaan langsung dari Pertamina maupun dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia. Ia mengatakan Kedutaan Besar Rusia terbuka untuk mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Rusia.

"Jadi, silakan hubungi kami, sampaikan kebutuhan Anda, dan kita akan diskusikan bagaimana hal itu dapat diwujudkan," tambahnya.

Dubes Rusia menekankan bahwa pembelian minyak tidak hanya terbuka bagu negara sahabat, tetapi juga untuk negara-negara yang tidak bersahabat, seperti negara di Eropa Barat.

"Jika mereka memiliki minat dan siap bekerja sama berdasarkan kontrak jangka panjang, kami juga bersedia memasok dan menjual minyak dan gas kepada mereka. Ini pada dasarnya adalah persoalan kebutuhan dan keinginan untuk bekerja sama dengan Rusia. Kami tidak pernah menolak siapa pun," tegasnya.

Saksikan juga Blak-blakan: Strategi InJourney Perkuat Ekosistem Aviasi dan Pariwisata RI, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads