Dua Pabrik LPG Beroperasi April Ini, Rencananya Diresmikan Prabowo

Dua Pabrik LPG Beroperasi April Ini, Rencananya Diresmikan Prabowo

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2026 21:43 WIB
An Indian liquefied petroleum gas (LPG) carrier, Shivalik, arrives at Mundra Port via the Strait of Hormuz, amid the U.S.-Israel conflict with Iran, in Gujarat, India, March 16, 2026. REUTERS/Amit Dave
Ilustrasi.Foto: REUTERS/Amit Dave
Jakarta -

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan pabrik pengolahan LPG.

Pertama, LPG Plant Cilamaya yang dioperasikan PT Energi Nusantara Perkasa bakal onstream pada April 2026.

"Ini mudah-mudahan di bulan April ini kita akan meresmikan pabrik LPG plant di Cilamaya. Itu bisa memproduksi LPG 163 metrik ton per day, kondesat nya 1.891 barel oil per day," ujarnya dalam RDP dengan Komisi XII DPR, Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, pabrik LPG Plant Tuban yang kapasitas gas sebesar 30 metrik ton per day dan produksi kondensat sekitar 348 barel per day.

"Kemudian juga ada LPG plant dan mini LNG plant, itu bisa meningkatkan atau menambah produksi ini juga di bulan April akan diresmikan, itu sebesar 30 metrik ton per day, kondesat nya 348 barel oil per day," terang Djoko.

ADVERTISEMENT

"InsyaAllah ini Bapak Presiden juga rencanakan untuk meresmikan pabrik-pabrik LPG ini," tambah Djoko

Djoko mengatakan pada tahun ini juga bakal ada pembangunan LPG Plant di Jambi Merang dengan kapasitas produksi gas sebesar 320 metrik ton per day dan kondensat sekitar 3.700 barel per day. Rencana onstream ini pada 2027 mendatang.

Kemudian, proyek LPG plant di Senoro juga akan segera dimulai bangun dengan kapasitas produksi 54 metrik ton per day, kondesatnya 626 barel oil per day.

"Kemudian untuk meningkatkan kapasitas LPG plan juga di Jawa Timur, kita akan memproduksi atau membangun tambahan pabrik memperluas, itu sebesar 50 metrik ton per day," kata Djoko.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads