Kapan Dua Kapal RI Bisa Lewat Selat Hormuz? Bahlil Bilang Gini

Kapan Dua Kapal RI Bisa Lewat Selat Hormuz? Bahlil Bilang Gini

Heri Purnomo - detikFinance
Jumat, 10 Apr 2026 15:06 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Foto: Herdi Arif Al Hikam/detikcom
Jakarta -

Komunikasi intens masih dilakukan pemerintah agar dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro bisa melintasi Selat Hormuz. Dua kapal itu belum bisa melintas Selat Hormuz sejak selat ditutup oleh pemerintah Iran.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah bersama pihak Pertamina terus melakukan komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait di Iran. Dia berharap kedua kapal tersebut bisa melintas Selat Hormuz dalam waktu dekat.

"Kita lagi sedang berkomunikasi terus ya," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahlil sebelumnya sempat mengatakan ada titik cerah di tengah gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran selama dua minggu. Dia berharap dua minggu ke depan, dua kapal Pertamina bisa melalui Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

"Dengan redanya jeda dua minggu eskalasi timur tengah mudah-mudahan bisa selesai," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026) yang lalu.

Sebelumnya, Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kementerian Luar Negeri, yang secara aktif menjalin komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait. Hingga saat ini, upaya diplomasi tersebut terus berjalan.

"Bersama dengan Kemlu, PIS terus memantau perkembangan 24/7 dan membahas persiapan teknis agar kedua kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman," ujarnya saat dihubungi detikcom, Rabu (8/4/2026).

Vega menambahkan, prioritas perusahaan tetap pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya. Ia juga meminta dukungan agar kedua kapal bisa segera melintasi Selat Hormuz.

"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat terselesaikan dengan baik," ujarnya.

(hrp/hal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads