Prabowo Mau Temui Putin di Rusia, Bahas Pasokan Minyak

Prabowo Mau Temui Putin di Rusia, Bahas Pasokan Minyak

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 12 Apr 2026 22:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh lembaga di setiap tingkatan untuk menegakkan hukum. Menurutnya, masih ada oknum yang membantu pencurian uang negara. (YouTube Setpres)
Foto: Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh lembaga di setiap tingkatan untuk menegakkan hukum. Menurutnya, masih ada oknum yang membantu pencurian uang negara. (YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan melakukan lawatan resmi ke Rusia. Di sana, dia akan melakukan pertemuan kenegaraan dengan Presiden Vladimir Putin.

Pembahasan soal dinamika pasokan energi akan jadi salah satu bahasan utama, khususnya pembahasan soal bahan bakar minyak. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono.

"Salah satu yang akan dibicarakan juga itu (soal pasokan minyak), karena ini merupakan sesuatu yang sifatnya sangat strategis ya bagi bangsa Indonesia," ujar Sugiono kepada wartawan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (11/4/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasti membahas tentang situasi energi ya," katanya melanjutkan.

ADVERTISEMENT

Soal kapan Prabowo akan berangkat ke Rusia, Sugiono enggan menjawab tegas. Hanya saja ketika dikonfirmasi apakah akan berangkat hari ini, dia mengamini.

Sebelumnya, Prabowo sempat blak-blakan beberapa kunjungannya ke luar negeri sebetulnya berhasil mengamankan pasokan energi untuk Indonesia, termasuk soal pasokan minyak. Hal ini diungkap olehnya sebagai respons banyaknya kritik yang beredar soal kunjungan ke luar negeri yang sangat sering dilakukan olehnya sejak menjabat akhir 2024 yang lalu.

"Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara untuk amankan minyak ya gue harus ke mana-mana," kata Prabowo dalam Rapat Kerja dengan Anggota Kabinet Merah Putih yang disiarkan secara daring di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (8/4/2026) yang lalu.

Sebagai contoh dalam kunjungannya ke Jepang, Prabowo mendapatkan komitmen dukungan dari pemerintah Negeri Sakura dalam meningkatkan produksi energi di Indonesia. Langkah serupa rencananya akan dilakukan ke negara-negara lain demi menjamin ketahanan energi domestik.

Dia pun membocorkan akan ada satu negara lagi yang bakal dikunjunginya dan dengan pemimpin negara tersebut Prabowo bilang akan melakukan diskusi untuk mengamankan pasokan minyak.

"Kita ke Jepang kemarin ya, kita dapat. Nih saya mau berangkat lagi nih. Aku mau berangkat lagi ke sebuah negara. Nanti begitu aku berangkat kau tahu lah ke mana, nanti amankan juga (pasokan minyak)," kata Prabowo.

Di sisi lain, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sempat mengatakan kemungkinan kelanjutan proyek kilang Rusia akan dibahas dalam pertemuan Prabowo dengan Putin di Rusia. Seperti diketahui Indonesia sudah melakukan kerja sama dengan raksasa migas Rusia, PJSC Rosneft Oil Company, di proyek Grass Root Refinery (GRR) atau Kilang Tuban. Namun proyek itu lambat progres pengembangannya.

"Oh itu kan kerja sama perusahaan Rusia.Rosneft itu kan di Tuban. Rosneft dengan Pertamina membangun satu kilang di sana. Nah mungkin itu salah satu yang akan bisa kita follow up. Tapi itu kan B2B (Business to Business)," ujar Bahlil ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026) kemarin.

Ketika ditanya apakah rencana ke Rusia juga dilakukan untuk membahas pembelian minyak, Bahlil tidak menjawabnya. Sebelumnya dia bilang opsi membeli minyak Rusia memang terbuka beberapa hari lalu. Kala itu dia bilang pemerintah membuka peluang impor minyak selain dari negara Timur Tengah dan Amerika Serikat (AS).

Saat dikonfirmasi lagi, soal kepastian Rusia masih menjadi salah satu opsi selain Amerika Serikat, Bahlil menegaskan tidak menutup kemungkinan tersebut.

"Ya kenapa tidak? Amerika aja sekarang sudah membuka untuk Rusia kok," kata Bahlil singkat.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads