Gas 3 Kg Nggak Naik!

Gas 3 Kg Nggak Naik!

Heri Purnomo - detikFinance
Jumat, 17 Apr 2026 19:02 WIB
Pertamina memastikan pasokan LPG tiga kilogram tetap aman dan mencukupi selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Langkah ini dilakukan seiring proyeksi meningkatnya konsumsi elpiji nasional selama periode libur akhir tahun.
Foto: Gilang Faturahman/detikFoto
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga LPG 3 kilogram (kg) tidak naik. Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Artinya, gas 3 kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), di kisaran Rp 19.000 hingga Rp 22.000 per tabungnya.

Bahlil mengatakan kebijakan tidak menaikkan harga gas 3 kg sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau yang subsidi tetap (LPG 3 kg). Saya hanya bisa menjamin harga subsidi karena itu adalah perintah Presiden dan perintah juga aturan. Jadi itu ya," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Sementara, soal harga gas nonsubsidi 12 kg naik, Bahlil menegaskan memang tidak diatur pemerintah alias mengikuti harga pasar.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Bahlil mengatakan LPG 12 kg untuk orang-orang yang mampu, sehingga saat ada kenaikan harga seharusnya tidak masalah.

"Saya mau tanya, kalau non-subsidi itu untuk orang kaya atau untuk orang susah? Ya udah orang mampu, kan gini loh bos negara itu hadir untuk membantu semua rakyat, tetapi prioritasnya itu adalah kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu. Kalau yang mampu, ya harusnya dia berkontribusi untuk saling membantu itu aja kok," terang Bahlil.

"Jadi kalau masa contoh model kayak orang kaya, ya masa orang kaya pendapatannya di atas Rp 500 juta per bulan disuruh pakai LPG 3 kilo? Sorry ye," katanya.

Bahlil menambahkan untuk stok LPG pun saat ini dalam kondisi aman, meskipun kebutuhan LPG Indonesia masih banyak bergantung pada impor.

"Alhamdulillah kita dengan Pertamina, dengan kami di ESDM dan semua pemangku kepentingan selalu melakukan konsolidasi untuk mencari alternatif-alternatif terbaik. Dan sekarang posisi LPG kita di atas standar minimum nasional. Jadi insyaallah clear," terang Bahlil

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads