Beredar Video Kapal Gamsunoro Diisi Kru India, Pertamina Buka Suara

Beredar Video Kapal Gamsunoro Diisi Kru India, Pertamina Buka Suara

Heri Purnomo - detikFinance
Senin, 20 Apr 2026 17:17 WIB
Sebuah kapal tanker berbendera Indonesia sempat menghebohkan dunia pada awal 2024 silam. Kapal tersebut berhasil melintasi Laut Merah yang kala itu sedang memanas.
Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta -

Beredar video di media sosial yang menyebutkan Kapal Gamsunoro yang masih belum bisa melintasi Selat Hormuz diisi oleh kru asal India. Kapal Gamsunoro merupakan milik PT Pertamina International Shipping (PIS).

Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita menjelaskan dalam melayani pasar internasional, kapal-kapal PIS bekerja sama dengan pihak penyewa dan manajemen kapal. Kerja sama ini merupakan praktik lazim di dunia pelayaran internasional guna mendorong kapabilitas dan kapasitas perusahaan di kancah global.

Kapal Gamsunoro termasuk salah satu kapal milik PIS yang melayani pasar tersebut, terutama di Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Ia mengatakan saat ini kapal tersebut disewa oleh pihak ketiga yang mempekerjakan ABK sesuai dengan regulasi internasional dan standar operasional yang ketat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai salah satu Sub Holding Pertamina, PT Pertamina International Shipping (PIS) berfokus pada lini bisnis angkutan maritim untuk pasar internasional. Strategi ini dijalankan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan motor devisa negara dari ekspansi pasar global.

ADVERTISEMENT

"Ini menjadi bagian dari strategi kami dalam memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam industri maritim dunia. Dalam operasionalnya, kapal Pertamina faktanya masih didominasi oleh pelaut Indonesia hingga 94%," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).

Pertamina Group tetap berkomitmen terhadap talenta dalam negeri sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi pelaut nasional di kancah global.

Adapun jumlah ABK WNI yang dipekerjakan di atas kapal Pertamina Group, baik domestik maupun internasional, setidaknya berjumlah 4.090 orang.

Sementara untuk pelaut WNA hanya berkisar 278 orang atau sekitar 6% dari total ABK di atas kapal Pertamina Group.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads