Canggih, Robot China Ini Bisa Permudah Industri Tambang Hingga Migas

Canggih, Robot China Ini Bisa Permudah Industri Tambang Hingga Migas

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 23 Apr 2026 10:32 WIB
A humanoid robot named Edward WarchockI is seen during a visit in the Polish Parliament (Sejm) in Warsaw, Poland on March 25th, 2026. Edward Warchocki is Unitree G1 Robotic Humanoid which has taken the Polish internet by storm, with many of its video
Robot Asal China / Foto: Beata Zawrzel via Reuters Connec/Beata Zawrzel
Jakarta -

Produsen robot asal China, Unitree, resmi masuk ke pasar Indonesia. Masuknya perusahaan ini dilakukan lewat kerja sama distribusi dengan Halo Robotics (PT Halo Indah Permai).

Melalui kerja sama ini, lini robot berkaki empat (quadruped) dan humanoid Unitree mulai dipasarkan di Indonesia. Layanan yang disiapkan mencakup garansi, pelatihan operasional, hingga purna jual.

Unitree didirikan pada 2016 di Hangzhou. Perusahaan ini telah mengirim lebih dari 50.000 unit robot quadruped secara global dan menguasai sekitar 70% pasar di segmen tersebut. Pada 2025, Unitree juga mencatat pengiriman lebih dari 5.500 unit robot humanoid dalam setahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Managing Director Halo Robotics Johannes Soekidi menilai Indonesia menjadi pasar potensial untuk teknologi robot industri, terutama di sektor yang memiliki risiko tinggi.

"Teknologi robot ground sudah memasuki tahap komersialisasi nyata di tingkat global. Indonesia, dengan sektor industri yang sangat besar di pertambangan, minyak dan gas, pertanian perkebunan, serta manufacturing, memiliki kebutuhan langsung terhadap robot yang mampu beroperasi di lingkungan berbahaya dan sulit dijangkau," ujar Johannes.

ADVERTISEMENT

"Dalam banyak kasus, return on investment yang signifikan dapat tercapai, seiring dengan peningkatan nyata dalam efisiensi operasional dan keselamatan kerja."

Ia juga menyebut penggunaan robot akan makin luas seiring kebutuhan efisiensi di berbagai sektor industri.

"Ini adalah titik balik penting dalam transformasi industri dan Industry 4.0 di Indonesia, dan kami yakin bahwa robot Unitree akan diimplementasikan secara luas di seluruh sektor industri utama, dengan dukungan lokal penuh dan layanan purna jual dari Halo Robotics."

Dari sisi Unitree, Indonesia dinilai sebagai salah satu pasar besar di Asia Tenggara.

"Kami yakin Indonesia akan menjadi salah satu dari 10 pasar terbesar Unitree secara global dalam beberapa tahun ke depan," kata Global Sales Director Unitree Irving Chen.

"Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Kami juga melihat perusahaan-perusahaan di Indonesia cukup cepat mengadopsi teknologi baru, serta menghadapi tantangan besar dalam logistik, keselamatan, dan biaya yang bisa diatasi dengan teknologi robotika dan AI."

Ia juga menekankan pentingnya mitra lokal untuk mempercepat penetrasi pasar.

"Dalam pengalaman kami, kemitraan penjualan lokal sangat penting untuk membuka pasar dengan cepat. Halo Robotics merupakan pemain yang sudah terbukti di bidang drone dan robotika, memiliki pemahaman yang kuat terhadap kebutuhan pelanggan di berbagai industri utama di Indonesia, serta jaringan distribusi yang luas untuk mendukung pertumbuhan penjualan produk Unitree di berbagai wilayah."

Secara produk, Unitree membawa beberapa lini robot. Untuk quadruped, terdapat model seperti Go2, As2, dan A2 yang dirancang untuk kebutuhan industri, mulai dari inspeksi, patroli, hingga pemantauan fasilitas.

Sementara robot humanoid mencakup G1, H2, dan R1 yang digunakan untuk riset, otomasi industri, hingga interaksi dengan manusia. Beberapa model sudah dilengkapi kemampuan pemrosesan AI langsung di perangkat tanpa koneksi internet.

(fdl/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads