Pemerintah Kejar PLTS 100 GW, PLN IP Fokus Kembangkan Infrastruktur

Pemerintah Kejar PLTS 100 GW, PLN IP Fokus Kembangkan Infrastruktur

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 23 Apr 2026 10:32 WIB
Industri Panel Surya Nasional
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 gigawatt (GW) dalam 2-3 tahun ke depan, yakni periode 2026-2028. Target ini menjadi bagian dari upaya percepatan transisi energi dan penguatan ketahanan energi nasional.

Sekretaris Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM Sahid Junaidi mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyusun Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) terbaru yang selaras dengan target Net Zero Emission (NZE) 2060.

"Pemerintah juga mendorong percepatan pemanfaatan energi surya. Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan PLTS hingga 100 Gigawatt (GW) dalam 2-3 tahun ke depan (2026-2028) guna mempercepat transisi energi dan memperkuat ketahanan energi nasional. Kami berharap dukungan seluruh pihak untuk mewujudkan swasembada energi bersih di Indonesia," ujar Sahid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut energi surya memiliki potensi paling besar dibandingkan sumber energi baru terbarukan lainnya, termasuk melalui pengembangan rooftop solar PV.

Di sisi lain, PT PLN Indonesia Power (PLN IP) menyatakan kesiapan mendukung pengembangan energi bersih tersebut. Dukungan dilakukan melalui pengembangan infrastruktur dan proyek PLTS di berbagai wilayah.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan keterlibatan perusahaan menjadi bagian dari kontribusi dalam transisi energi nasional.

"Partisipasi PLN Indonesia Power dalam event ini menjadi bukti nyata komitmen korporasi dalam mendukung ekosistem transisi energi. Melalui anak usaha PLN Indonesia Geothermal, Trina Mas Agra Indonesia, dan PLN Indonesia Power Services, kami berkomitmen menghadirkan energi bersih serta mendukung pencapaian RUPTL melalui pengembangan infrastruktur dan PLTS di seluruh Indonesia," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, PLN IP juga menampilkan sejumlah inisiatif melalui anak usahanya, termasuk di sektor panas bumi dan energi surya. Selain itu, perusahaan turut melibatkan pelaku UMKM binaan.

(fdl/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads