PLN Garap Proyek PLTS di Bangladesh, Bidik Kapasitas 495 MW

PLN Garap Proyek PLTS di Bangladesh, Bidik Kapasitas 495 MW

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 13 Mei 2026 12:04 WIB
Petugas PLN berada di dekat area Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung Tambaklorok, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/6/2025). PLTS terapung Tambaklorok yang dioperasikan oleh PLN Indonesia Power (PLN IP) itu memiliki kapasitas 561,60 kilowat
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta -

PLN Indonesia Power menjajaki proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Bangladesh dengan potensi kapasitas hingga 495 MW. Langkah ini dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Bay Group, perusahaan asal Bangladesh.

Proyek ini terkait rencana pengembangan PLTS yang dibuka Bangladesh Power Development Board (BPDB) di 10 lokasi. Melalui kerja sama ini, PLN Indonesia Power berpeluang ikut dalam proses tender.

Dalam kerja sama tersebut, Bay Group menunjuk anak usahanya, Copenhagen Urban Solar Parks BD LTD (CUSP), sebagai mitra pengembangan. Nota kesepahaman diteken oleh Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta dan Managing Director Bay Group sekaligus Chairman CUSP, Ziaur Rahman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan proyek ini menjadi langkah awal ekspansi perusahaan di Bangladesh.

"Ini merupakan proyek yang pertama bagi kami di Bangladesh, besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik. Kami menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar global," ujar Bernadus dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, proyek ini juga bagian dari pengembangan bisnis energi terbarukan di luar negeri.

"Ini merupakan proyek yang pertama bagi kami di Bangladesh, besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik. Kami menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar global," ujarnya.

Sementara itu, Ziaur Rahman menyebut kerja sama ini diharapkan mendukung pengembangan energi surya di Bangladesh.

"Kami melihat PLN Indonesia Power sebagai mitra yang memiliki pengalaman dan kapabilitas kuat di sektor pembangkitan. Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan energi surya di Bangladesh secara berkelanjutan," ujarnya.

Kerja sama ini membuka peluang bagi PLN Indonesia Power untuk memperluas portofolio bisnis energi terbarukan sekaligus masuk ke pasar internasional.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads