Bertemu Xi Jinping, Trump Sebut China Bakal Beli Minyak dari AS

Bertemu Xi Jinping, Trump Sebut China Bakal Beli Minyak dari AS

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 15 Mei 2026 14:05 WIB
Chinese President Xi Jinping speaks during a meeting with U.S. President Donald Trump in Beijing, China, May 15, 2026. REUTERS/Evan Vucci/Pool
Foto: REUTERS/Evan Vucci
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut China akan membeli lebih banyak minyak dari AS usai pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing. Isu energi menjadi salah satu pembahasan utama kedua negara di tengah gejolak perang Iran yang mengguncang pasar minyak dunia.

"Mereka telah setuju ingin membeli minyak dari Amerika Serikat, mereka akan pergi ke Texas, kita akan mulai mengirim kapal-kapal Tiongkok ke Texas, Louisiana, dan Alaska," kata Trump dalam wawancara yang dilakukan setelah pertemuannya dengan Presiden China, Xi Jinping, di Beijing, dikutip dari CNBC, Jumat (15/5/2026).

Menurut Gedung Putih, Xi disebut tertarik meningkatkan impor energi dari AS untuk mengurangi ketergantungan China terhadap jalur Selat Hormuz yang saat ini rawan akibat konflik Timur Tengah. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pembicaraan itu juga mencakup potensi pasokan minyak dari Alaska.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump menggambarkan pertemuannya dengan Xi berlangsung positif. Ia bahkan mengatakan telah menghasilkan "fantastic trade deals" dalam pembicaraan dengan China. Meski begitu, belum ada kesepakatan resmi yang diumumkan terkait pembelian minyak tersebut.

ADVERTISEMENT

China sendiri diketahui sudah lama mengurangi impor minyak dari AS setelah perang dagang dan tarif tinggi antara kedua negara. Reuters mencatat China bahkan tidak lagi mengimpor minyak AS sejak Mei 2025 akibat tarif 20% yang dikenakan selama konflik dagang berlangsung.

Pertemuan Trump dan Xi juga banyak dibayangi perang Iran yang memicu gangguan distribusi energi global. Kedua pemimpin disebut sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap terbuka demi menjaga arus pasokan minyak dunia.

Kunjungan Trump menandai pertama kalinya seorang presiden AS yang sedang menjabat melakukan perjalanan ke China dalam hampir sembilan tahun. Kedua pemimpin diperkirakan akan minum teh dan makan siang bersama sebelum para pejabat AS berangkat ke Washington.

(eds/hal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads