PLTN di UEA Diserang Drone, Harga Minyak Naik ke US$ 110/Barel

PLTN di UEA Diserang Drone, Harga Minyak Naik ke US$ 110/Barel

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 18 Mei 2026 07:30 WIB
FILE PHOTO: A pump jack operates near a gas turbine power plant in the Permian Basin oil field outside of Odessa, Texas, U.S. February 18, 2025.  REUTERS/Eli Hartman/File Photo
Ilustrasi/Foto: REUTERS/Eli Hartman
Jakarta -

Harga minyak masih betah di level yang cukup tinggi. Hal ini terjadi usai upaya mengakhiri perang yang dilakukan Iran dan Amerika Serikat (AS) yang bersekutu dengan Israel nampaknya terhenti.

Dikutip dari Reuters, Senin (18/5/2026), harga minyak mentah Brent naik US$ 1,36, atau 1,24%, menjadi US$ 110,62 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Texas Intermediate Barat AS berada di US$ 107,26 per barel, naik US$ 1,84, atau 1,75%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perang di Timur Tengah juga masih memanas. Terakhir, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Uni Emirat Arab (UEA) diserang drone imbas ketegangan yang terjadi antara Iran dan AS.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump diperkirakan membahas opsi ekstrem militer untuk menghadapi Iran.

ADVERTISEMENT

Simak juga Video 'Kilang Minyak UEA Diserang, Iran Sebut AS Dalangnya':

(hal/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads