ESDM Rilis Harga Batu Bara Acuan Juni 2026, Ini Rinciannya

ESDM Rilis Harga Batu Bara Acuan Juni 2026, Ini Rinciannya

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 02 Jun 2026 15:15 WIB
Pekerja menunjukkan batu bara di Pelabuhan PT Karya Citra Nusantara (KCN), Marunda, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Pemerintah telah mencabut kebijakan larangan ekspor batu bara secara bertahap dengan pertimbangan terkait mekanisme ekspor dan pemenuhan D
Ilustrasi ekspor batu bara. Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) untuk penjualan batu bara pada periode pertama bulan Juni 2026. Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 227.K/MB.01/MEM.B/2026.

"Menetapkan Harga Batubara Acuan yang selanjutnya disebut HBA untuk Periode Pertama Bulan Juni Tahun 2026 dengan besaran tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini," tulis diktum kedua aturan tersebut, dikutip Selasa (2/6/2026).

Dalam aturan itu, tercatat harga acuan penjualan batu bara Indonesia ini sangat bervariasi tergantung pada besaran kalori yang bisa dihasilkan, dihitung dalam satuan 'Kcal/kg GAR' (kilo kalori per kilogram Gross Air Received). Dalam hal ini setidaknya ada empat kategori yang diatur dalam Kepmen tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, HBA untuk harga batu bara kalori tinggi senilai 6.322 kcal/kg GAR pada periode pertama Juni 2026 ditetapkan sebesar US$ 121,83 per ton. Angka ini turun dari harga pada periode Kedua Mei 2026 yang ditetapkan sebesar US$116,32 per ton.

ADVERTISEMENT

Kedua, HBA untuk harga batu bara dengan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR periode pertama Juni 2025 sebesar US$ 84,53 per ton. Harga ini naik tipis dari periode pertama Mei 2026 sebesar US$ 80,34 per ton.

Ketiga, HBA dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR (HBA II) untuk periode pertama Juni 2026 ditetapkan sebesar US$ 58,81 per ton.

Angka ini naik dari periode pertama November 2025, dimana harga yang ditetapkan sebesar US$ 44,02 per ton. Periode kedua November 2025 juga naik dibandingkan pada periode kedua Oktober 2025 yang sebesar 43,71 per ton.

Terakhir untuk harga batu bara dengan kesetaraan nilai kalor 3.400 kcal/kg GAR (HBA III) pada pertama Juni 2026 ditetapkan sebesar US$ 40,32 per ton. Angka ini naik dari periode kedua Mei 2026 yang dipatok US$ 39,35 per ton.

Selain itu, Kementerian ESDM juga menetapkan Harga Mineral Acuan (HMA) untuk periode pertama Juni 2026. Di mana HMA nikel dipatok US$ 14.998/dry metric ton (dmt).Kemudian HMA kobal dipatok US$ 47.571/dmt, timbal US$ 1.984/dmt, seng US$ 3.217/dmt, alumunium US$ 2.847/dmt, dan tembaga US$ 10.782/dmt.

Selanjutnya, emas sebagai mineral ikutan US$ 4.042/dmt, perak sebagai mineral ikutan US$ 48,48/dmt, mangan US$ 3,38/dmt, bijih besi US$ 1,54/dmt, bijih krom US$ 6,37/dmt, dan konsentrat timah US$ 8,65/dmt.

Simak juga Video 'Kementerian ESDM Turunkan Tim Usut Penyebab Listrik Sumatera Blackout':

(hrp/hal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads