Kilang Pertamina Balikpapan Gaet PTK Perkuat Layanan-Konstruksi Pelabuhan

Kilang Pertamina Balikpapan Gaet PTK Perkuat Layanan-Konstruksi Pelabuhan

Inkana Putri - detikFinance
Kamis, 11 Jun 2026 16:01 WIB
Kilang Pertamina Balikpapan Gaet PTK
Foto: Pertamina
Jakarta -

PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) bersama PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait Port Management Bundling. Kerja sama ini mencakup layanan kepelabuhanan, marine, dan konstruksi untuk mendukung fasilitas Single Point Mooring (SPM) berkapasitas 320.000 Deadweight Tonnage (DWT) serta jetty.

Adapun penandatanganan dilakukan di Balikpapan oleh Direktur Utama KPB Bambang Harimurti dan Plt Direktur Utama PTK Eko Cahyadi pada Jumat, 5 Juni 2026. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan infrastruktur energi nasional yang terintegrasi dan andal di sektor maritim.

Melalui kerja sama ini, PTK akan mendukung berbagai kegiatan operasional di fasilitas pelabuhan dan terminal laut milik KPB. Dukungan tersebut mulai dari pemanduan proses sandar dan lepas kapal di SPM, layanan operasional di New Jetty 6A, hingga pemeriksaan serta perawatan rutin fasilitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Bambang berharap kerja sama ini dapat memastikan seluruh infrastruktur beroperasi dengan aman, lancar, dan andal demi mendukung kelancaran distribusi minyak mentah maupun produk hasil kilang.

"Kilang Pertamina Balikpapan sangat terbantu atas layanan yang diberikan oleh PTK selama ini. Sinergi ini diharapkan dapat berlanjut ke tahap selanjutnya, sehingga menghasilkan service continuity dan kerja sama diharapkan semakin harmonis," ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).

Bambang mengungkapkan memasuki fase pengoperasian awal Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, integrasi infrastruktur penunjang menjadi krusial. Salah satu aset strategis yang siap dioperasikan adalah sarana tambat SPM berkapasitas 320.000 DWT di Lawe-Lawe.

Fasilitas tersebut dirancang khusus untuk melayani kapal tanker raksasa pengangkut minyak mentah, yang kemudian dialirkan melalui jalur pipa menuju Terminal Crude Lawe-Lawe untuk memasok bahan baku Kilang Balikpapan.

Sementara itu, Eko menjelaskan pada kolaborasi ini, PTK akan melakukan layanan kepelabuhanan dan marine untuk jangka panjang. Layanan diharapkan dapat mendukung proses sandar kapal hingga pengaliran minyak mentah dengan lebih efektif dan efisien.

Ia menilai sinergi Pertamina Group ini merupakan bagian vital dalam menjaga keandalan rantai pasok operasional kilang sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang integrated marine logistics, PTK siap menghadirkan layanan kepelabuhanan, marine, dan konstruksi yang mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan kerja yang maksimal, operasional yang handal (operational reliability), serta efisiensi operasional," pungkas Eko.




(anl/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads