Kejar Efisiensi Operasi Migas Lepas Pantai, PHE OSES Bangun Kapal Baru

Kejar Efisiensi Operasi Migas Lepas Pantai, PHE OSES Bangun Kapal Baru

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 12 Jun 2026 11:26 WIB
Pertamina Hulu Energi
Pertamina Hulu Energi / Foto: Dok. PHE
Jakarta -

PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) terus berupaya meningkatkan efisiensi dan keandalan operasi hulu migas lepas pantai melalui implementasi Program Nawasena. Inisiatif ini merupakan bagian dari penguatan layanan dukungan kelautan guna meningkatkan keandalan operasi lepas pantai yang aman, selamat, efektif, dan efisien.

Sepanjang April 2026, Perusahaan berhasil mencatatkan peningkatan efisiensi operasional marine yang signifikan melalui berbagai program optimalisasi armada dan pengelolaan logistik pendukung operasi. Capaian tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Perusahaan dalam mendukung keberlanjutan bisnis sekaligus meningkatkan efektivitas operasi lepas pantai.

Keberhasilan tersebut didorong melalui sejumlah inovasi dan strategi operasional yang dijalankan secara konsisten, mulai dari optimalisasi penggunaan kapal berdasarkan kebutuhan operasional, pengurangan perjalanan kapal yang kurang produktif, pengaturan jadwal bunker yang lebih efisien, hingga penggantian armada dengan kapasitas dan konsumsi bahan bakar yang lebih sesuai kebutuhan operasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni pembangunan Crew Boat Transko Barramundi 30, yang resmi dimulai pada April lalu oleh PT Tri Ratna Diesel Indonesia. Kapal milik PT Pertamina Trans Kontinental ini akan digunakan untuk mendukung mobilisasi personil operasi lepas pantai PHE OSES secara lebih selamat, andal, dan efisien.

Proses pembangunan kapal meliputi tahapan fabrikasi, assembly, outfitting, hingga pengujian akhir dengan pengawasan ketat terhadap kualitas, standar klasifikasi, HSSE, dan keselamatan pelayaran. Monitoring progres konstruksi juga dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan kapal siap diintegrasikan sesuai target proyek.

ADVERTISEMENT

Pembangunan armada baru ini menjadi salah satu langkah strategis Perusahaan dalam memperkuat keandalan layanan marine sekaligus mendukung efektivitas operasi hulu migas lepas pantai yang semakin dinamis. Kapal berkapasitas 30 orang tersebut dirancang dengan spesifikasi yang lebih efisien untuk menunjang mobilisasi personil, serta mendukung optimalisasi konsumsi bahan bakar.

Selama kurun waktu 2024 hingga April 2026, PHE OSES secara konsisten menjalankan berbagai program efisiensi melalui optimalisasi penggunaan bahan bakar, pengelolaan armada yang lebih efektif, serta penyesuaian kebutuhan kapal dengan aktivitas operasi di lapangan. Upaya tersebut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja operasional dan penguatan daya saing perusahaan.

Manager Production & Operation PHE OSES, Riko Meidiya Putra mengatakan bahwa keberhasilan efisiensi operasional tersebut merupakan hasil dari evaluasi berkelanjutan terhadap pola operasi marine dan penyesuaian armada sesuai kebutuhan lapangan.

"Optimalisasi operasi marine menjadi salah satu fokus penting kami dalam menjaga keberlanjutan operasi lepas pantai. Kehadiran Transko Barramundi diharapkan semakin memperkuat keandalan layanan marine sekaligus mendukung efisiensi operasi yang telah berjalan selama ini," ujarnya.

General Manager PHE OSES, Antonius Dwi Arinto menegaskan bahwa keberhasilan efisiensi operasional marine dan pembangunan armada baru merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasi yang andal dan kompetitif.

"PHE OSES terus mendorong inovasi dan efisiensi di berbagai lini operasi untuk memastikan kegiatan operasi hulu migas lepas pantai kami berjalan selamat, andal, dan berkelanjutan. Pembangunan Transko Barramundi menjadi bagian dari strategi kami dalam memperkuat dukungan operasi marine, sekaligus meningkatkan efektivitas mobilisasi pekerja," ungkapnya.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads