Selat Hormuz Mau Dibuka, Harga BBM di AS Mulai Turun

Selat Hormuz Mau Dibuka, Harga BBM di AS Mulai Turun

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 16 Jun 2026 12:55 WIB
A customer pumps gas at a Shell gas station, Tuesday, May 10, 2022, in Miami. (AP Photo/Marta Lavandier)
Ilustrasi/Foto: AP Photo/Marta Lavandier
Jakarta -

Harga rata-rata bensin di Amerika Serikat (AS) turun di bawah US$ 4 per galon atau setara Rp 70.816 (kurs Rp 17.704) untuk pertama kalinya sejak pertengahan April 2026.

Dikutip dari Reuters, Selasa (16/6/2026), penurunan ini terjadi seiring sinyal kuat kesepakatan antara AS dan Iran dalam membuka kembali Selat Hormuz, jalur penting untuk pasokan minyak global. Presiden AS Donald Trump juga telah mengumumkan bahwa AS dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri perang yang berlangsung hampir empat bulan ini.

Penurunan harga bahan bakar dapat memberikan sedikit keringanan bagi pemerintahan Trump, yang telah berjanji untuk menurunkan harga energi bagi konsumen. Trump mengatakan teks kesepakatan telah dirilis setelah penandatanganan resmi pada hari Jumat. Ia juga mengatakan Selat Hormuz akan dibuka kembali sepenuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, harga rata-rata nasional berada di US$ 4,065 pada hari Senin, berdasarkan data American Automobile Association.Untuk diketahui, harga bensin di AS telah naik di atas US$ 4 pada akhir Maret.

ADVERTISEMENT

Kenaikan terjadi saat Iran memblokir sebagian besar pengiriman melalui Selat Hormuz yang menangani hampir seperlima aliran minyak global. Pada Mei, inflasi konsumen AS naik di atas 4% untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

(ada/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads