Dua Menteri Prabowo Bahas Masalah Listrik PLN, Ini Hasilnya

Dua Menteri Prabowo Bahas Masalah Listrik PLN, Ini Hasilnya

Heri Purnomo - detikFinance
Kamis, 18 Jun 2026 13:45 WIB
Petugas PLN Distribusi Jakarta Raya, Area Bulungan, tengah melakukan pemeriksaan tegangan pada alat pembatas dan pengukur di rumah pelanggan R1. 900 VA, di daerah Gandaria Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2015).
Pemerintah telah
Ilustrasi.Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia rapat bersama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Salah satu materi rapat tersebut adalah pembayaran kompensasi dan subsidi PLN.

"Tadi kita melakukan rapat dengan Menko ya. Rapat membahas beberapa agenda lah. Termasuk dengan bagaimana pembayaran kompensasi dan subsidi terhadap PLN agar mereka mempunyai kemampuan keuangan yang memadai untuk mempersiapkan segala sesuatu agar pelayanan listrik kita kepada rakyat bisa berjalan dengan maksimal. Jadi secara overall udah tadi dibahas, nggak ada masalah," terang Bahlil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahlil menjelaskan total kebutuhan batu bara PLN 154 juta ton. Dari total kebutuhan tersebut, PLN sudah melakukan kontrak pasokan batu bara sebanyak 134 juta ton.

"Jadi tinggal kurang lebih sekitar 18 sampai 20 juta yang belum. Jadi overall nggak ada masalah," ujar Bahlil.

ADVERTISEMENT

Simak juga Video: Tutorial Dapat Diskon Listrik PLN 50% di Awal 2025

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads