Harga Batu Bara Acuan Juli Naik!

Harga Batu Bara Acuan Juli Naik!

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 01 Jul 2026 13:14 WIB
Sejumlah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (20/1/2026). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batub
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) untuk penjualan batu bara periode pertama bulan Juli 2026. Harga untuk Juli naik untuk semua kalori dibandingkan periode kedua Juni 2026.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 274.K/MB.01/MEM.B/2026.

"Menetapkan Harga Batubara Acuan yang selanjutnya disebut HBA untuk Periode Pertama Bulan Juli Tahun 2026 dengan besaran tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini," tulis diktum kedua aturan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam aturan itu, tercatat harga acuan penjualan batu bara Indonesia ini sangat bervariasi tergantung pada besaran kalori yang bisa dihasilkan, dihitung dalam satuan 'Kcal/kg GAR' (kilo kalori per kilogram Gross Air Received). Dalam hal ini setidaknya ada empat kategori yang diatur dalam Kepmen tersebut.

Pertama, HBA untuk harga batu bara kalori tinggi senilai 6.322 kcal/kg GAR pada periode pertama Juli 2026 ditetapkan sebesar US$ 126,58 per ton. Angka ini naik dari harga pada periode Kedua Juni 2026 yang ditetapkan sebesar US$123,91 per ton.

ADVERTISEMENT

Kedua, HBA untuk harga batu bara dengan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR periode pertama Juli 2026 sebesar US$ 90,94 per ton. Harga ini juga alami kenaikan dari periode kedua Juni 2026 sebesar US$ 88,4 per ton.


Ketiga, HBA dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR (HBA II) untuk periode pertama Juli 2026 ditetapkan sebesar US$ 62,59 per ton. Angka ini naik dari periode kedua Juni sebesar US$60,19 per ton.

Terakhir untuk harga batu bara dengan kesetaraan nilai kalor 3.400 kcal/kg GAR (HBA III) pada periode pertama Juli 2026 ditetapkan sebesar US$ 41,91 per ton. Angka ini naik tipis dari periode kedua Juni 2026 yang dipatok US$ 41,19 per ton.

Selain itu, Kementerian ESDM juga menetapkan Harga Mineral Acuan (HMA) untuk periode pertama Juli 2026. Di mana HMA nikel dipatok US$ 17.593,33/dmt.

Kemudian HMA kobal dipatok US$ 55.854,00/dmt, timbal US$ 1.989,87/dmt, Seng US$ 3.534,60/dmt, Alumunium US$ 3.431,57/dmt, Tembaga US$ 13.541,90/dmt, Emas sebagai mineral ikutan US$ 4.214,92/dmt, Perak sebagai mineral ikutan US$ 66,23/dmt, Mangan US$ 3,63/dmt, Bijih Besi US$ 1,51/dmt, Bijih Krom US$ 6,37/dmt, dan Konsentrat Timah US$ 9,02/dmt.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads