PLN Klaim Tak Ada Lagi Pemadaman Bergilir di Jawa Sejak 21 Juni

PLN Klaim Tak Ada Lagi Pemadaman Bergilir di Jawa Sejak 21 Juni

Heri Purnomo - detikFinance
Kamis, 02 Jul 2026 17:46 WIB
Warga mengisi token listrik di Rusunawa Kaujon, Kota Serang, Banten, Kamis (25/9/2025). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan bahwa tarif tenaga listrik untuk pelanggan PT PLN (Persero) pada triwulan IV atau periode Oktober-Des
Foto: ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto
Jakarta -

PT PLN (Persero) mengklaim pemadaman listrik bergilir di sistem kelistrikan Jawa telah berakhir sejak 21 Juni 2026. Pemadaman berhenti setelah ada tambahan pasokan batu bara berkalori menengah hingga tinggi yang dialokasikan Kementerian ESDM.

Kondisi ini dipaparkan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmono Prasodjo dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR, Kamis (2/7/2026).

"Kami melaporkan, ini atas dukungan Bapak Menteri ESDM, dan juga di Diren Ketenaga Listrikan, dan juga di Diren Minerba, kondisi sistem kelistrikan Jawa, terutama di Jawa, ini sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir sejak tanggal 21 Juni 2026," ujar Darmawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darmawan menjelaskan bahwa pada Juli 2026, PLN memperoleh tambahan 1,8 juta ton batu bara di luar pasokan yang sudah ada dari Kementerian ESDM.

Kemudian mulai Agustus hingga Desember 2026, tambahan pasokan mencapai 3 juta ton per bulan. Lalu di tahun 2027, Darmawan mengatakan akan ada penambahan 4,6 GW pasokan listrik.

ADVERTISEMENT

"Sehingga di sini ada penambahan kapasitas daya mampu pasok sebesar 5 GW di atas 35,9 GW. Yang tentu saja ini membuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa menjadi jauh lebih andal lagi," katanya.

(hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads