Dibeli RI, Minyak Rusia Bakal Jadi Cadangan Energi Nasional

Dibeli RI, Minyak Rusia Bakal Jadi Cadangan Energi Nasional

Heri Purnomo - detikFinance
Kamis, 16 Jul 2026 15:26 WIB
3D printed oil barrels and rising stock graph are seen in this illustration taken March 23, 2026. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Ilustrasi.Foto: REUTERS/Dado Ruvic
Jakarta -

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Yuliot Tanjung menyampaikan minyak dari Rusia nantinya tidak akan langsung diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM). Ia mengatakan minyak tersebut bakal menjadi cadangan penyangga energi nasional.

Sebagai informasi, Indonesia bakal mengimpor minyak dari Rusia sebanyak 150 juta barel. Hal ini didapatkan usai pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin beberapa waktu lalu.

Yuliot menyampaikan nantinya impor minyak dari Rusia akan dilakukan oleh Lemigas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu (Impor Minyak Rusia) menjadi cadangan penyangga energi nasional," ujar Yuliot saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Adapun ketika ditanya terkait kabar sudah masuknya minyak asal Rusia di Pelabuhan Balikpapan, Yuliot belum bisa memastikan informasi tersebut. Ia mengatakan akan lebih dulu mengecek asal dan volume minyak tersebut.

ADVERTISEMENT

"Untuk itu pengadaan minyak itu kan ada Indonesia blend. Indonesia blend itu kan jadi minyak itu kan melalui supplier yang ada. Jadi, supplier yang ada itu ya kita terima dalam negeri adalah dalam bentuk blending, Nusantara blending," terang Yuliot

"Jadi, saya rasa itu dari mana asal ini ya, apakah itu ada ya dari Rusia, berapa jumlahnya kami cek dulu ya," sambung Yuliot.

Simak juga Video 'Seberapa Kenal Kamu Dengan Sawit?':

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads