Produksi Migas RI Digeber Pakai Teknologi Canggih, Begini Caranya

Produksi Migas RI Digeber Pakai Teknologi Canggih, Begini Caranya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2026 09:42 WIB
Peningkatan produksi migas nasional terus dilakukan di Indonesia. PT Elnusa Tbk (Elnusa), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, ikut melakukan penguatan produksi migas. Salah satunya adalah melalui peran sebagai mitra strategis PHR Zona 4 melalu
Produksi Migas RI Digeber Pakai Teknologi Canggih/Foto: Dok. Elnusa
Jakarta -

Peningkatan produksi migas nasional terus dilakukan di Indonesia. PT Elnusa Tbk (Elnusa), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, ikut memperkuat produksi migas melalui peran sebagai mitra strategis PHR Zona 4 melalui implementasi teknologi Dual Completion di Adera Field.

Implementasi Dual Completion yang didukung Elnusa merupakan bagian dari strategi pengembangan lapangan PHR Zona 4 dalam mengoptimalkan potensi lapangan migas yang telah memasuki fase mature field. Teknologi ini melengkapi berbagai inisiatif pengembangan seperti development drilling, step out drilling, dan optimalisasi reservoir guna meningkatkan efisiensi pemanfaatan cadangan hidrokarbon.

Direktur Operasi PT Elnusa Tbk Andri Haribowo mengatakan bahwa kolaborasi dengan PHR Zona 4 mencerminkan komitmen Elnusa untuk terus menghadirkan solusi operasi yang memberikan nilai tambah bagi industri hulu migas nasional,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keberhasilan implementasi Dual Completion bersama PHR Zona 4 merupakan bukti bahwa sinergi antara operator dan perusahaan jasa energi mampu menciptakan operasi yang lebih produktif dan efisien," kata Andri dalam keterangan tertulis, Kamis (23/7/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam implementasi kerja sama, Elnusa menghadirkan dukungan melalui kapabilitas Well Intervention & Completion, Engineering Services, serta eksekusi operasi lapangan yang mengedepankan standar HSSE.

Kapabilitas tersebut memungkinkan pekerjaan completion dilaksanakan secara tepat waktu, aman, dan sesuai standar operasional sehingga mendukung optimalisasi produksi lapangan PHR Zona 4 sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengembangan lapangan migas Pertamina.

Melalui implementasi Dual Completion pada sumur BNG-D14 di Adera Field, dua reservoir dapat diproduksikan melalui satu sumur tanpa memerlukan pengeboran sumur baru pada setiap lapisan. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi pengembangan lapangan, mengurangi kebutuhan intervensi sumur, serta mengoptimalkan pemanfaatan reservoir yang masih produktif, sehingga menjadi solusi efektif bagi lapangan migas yang telah memasuki fase mature.

Penerapan Dual Completion pada program pengembangan lapangan PHR Zona 4 memberikan tambahan produksi sekitar 480 BOPD minyak dan 3,3 MMSCFD gas dari target 186 BOPD dan 1,09 MMSCFD . Implementasi teknologi ini menjadi salah satu upaya optimalisasi lapangan mature melalui pemanfaatan reservoir yang lebih efisien.Teknologi ini akan diterapkan pada sumur -sumur berikutnya GNK -PD80 dan BNG-B7.

Menurut Andri, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi yang erat antara operator dan penyedia jasa energi memiliki peran penting dalam menciptakan operasi yang semakin efektif, aman, dan berkelanjutan,

"Kami percaya keberhasilan peningkatan produksi migas tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kolaborasi yang solid antar entitas Pertamina Group," tutup Andri.

(hal/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads