Penyaluran LPG 3 kilogram (kg) akan diperkuat dengan pemanfaatan data kependudukan untuk proses verifikasi. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penyaluran LPG subsidi agar lebih tepat sasaran.
Pertamina Patra Niaga dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pemberian hak akses dan pemanfaatan data kependudukan dalam layanan Pertamina Patra Niaga. Kerja sama dilakukan di Grha Pertamina, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Data kependudukan tersebut akan digunakan untuk memperkuat verifikasi dan validasi dalam penyaluran energi bersubsidi. Integrasi data juga menjadi bagian dari pelaksanaan Keputusan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Transformasi Subsidi Tepat LPG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerja sama ini menjadi dasar pemanfaatan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk sistem validasi yang telah disiapkan Pertamina Patra Niaga dalam penyaluran LPG 3 kg.
PKS ditandatangani Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra. Turut hadir Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman dan Direktur Logistik & Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee Arizon Suardin.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan pemanfaatan data kependudukan merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola penyaluran subsidi.
"Pertamina Patra Niaga berkomitmen mewujudkan cita-cita pemerintah untuk memastikan ketahanan energi dengan tata kelola subsidi yang baik dan memastikan pelayanan energi menjangkau masyarakat dari Sabang sampai Merauke," ujar Mars Ega.
Sementara itu, Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi mengatakan data kependudukan dapat menjadi basis untuk berbagai layanan publik.
Hingga Semester I 2026, jumlah penduduk Indonesia tercatat sekitar 290,1 juta jiwa. Hampir 99% penduduk wajib KTP juga telah melakukan perekaman biometrik.
"Kami mengapresiasi kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Pemanfaatan data kependudukan ini kami harapkan tidak hanya mendukung penyaluran subsidi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain dalam mendukung tugas dan layanan Pertamina Patra Niaga," jelas Teguh.
(fdl/fdl)









































