PT NexAl Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) yang sebelumnya bernama PT Panca Anugrah Wisesa Tbk, resmi mengubah fokus bisnis usaha. Kini MGLV fokus pada bisnis penyedia layanan pusat data kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) data center.
Keputusan ini diperoleh pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dan Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPS-Independen) pada, Senin (7/9/2026).
Selain itu, pemegang saham menyetujui rencana penguatan permodalan melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi tersebut, perseroan berencana menerbitkan maksimal 285.732.512 saham biasa baru. Di mana dana yang diperoleh dari rights issue akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis baru perseroan di sektor infrastruktur digital.
Ahmad Zulfikar, Presiden Direktur NexAl, mengatakan bahwa persetujuan pemegang saham ino menjadi landasan perseroan untuk mempercepat ekspansi ke sektor infrastruktur digital.
"Kami berterima kasih atas. kepercayaan dan dukungan pemegang saham. Persetujuan ini menjadi landasan bagi kami untuk mengakselerasi penetrasi ke sektor infrastruktur digital, sekaligus membangun fondasi pertumbuhan yang solid di industri Al data center yang berkembang sangat cepat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2026).
Sejalan dengan perubahan kegiatan usaha tersebut, pemegang saham turut menyetujui rencana Perseroan untuk melepas kepemilikan pada sejumlah anak perusahaan yang berkaitan dengan lini usaha sebelumnya kepada pihak ketiga, sekaligus mengalihkan aset dan liabilitas terkait.
Sementara itu dalam RUPS Independen, pemegang saham Independen juga menyetujul akuisisi oleh Perseroan atas saham PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC), beserta piutang terkait dari PT Nextier Datamate Center (NDC), yang merupakan salah satu pemegang saham Perseroan.
"Divestasi sejumlah anak usaha dan akuisisi NAC dan NGC merupakan langkah konkret menata kembali portofolio Perseroan sesuai fokus usaha yang baru. Kedua perusahaan ini. akan memperkuat pondasi operasional dan strategi pengembangan bisnis Al data center kami," ujar Zulfikar.
Lihat juga Video: Permintaan RAM Lagi Tinggi, SK Hynix Mau Tambah Kapasitas Produksi










































