Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengumumkan pemenang lelang enam Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi Tahap I Tahun 2026 melalui Surat Keputusan Menteri ESDM No. 108.K/MG.4/DJM/2026 yang diterbitkan tanggal 17 September 2026.
Penawaran lelang enam Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (migas) tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk mendorong eksplorasi dan membuka peluang ditemukannya sumber energi fosil baru di 'perut' bumi Indonesia.
"Penambahan cadangan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan produksi Minyak dan Gas Bumi serta memenuhi kebutuhan energi nasional di masa mendatang," tulis Kementerian ESDM dalam keterangan resminya, Jumat (18/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan enam blok migas tersebut terdiri dari dua WK lelang penawaran langsung, yaitu Sapukala dan Natuna D-Alpha, serta empat WK lelang reguler area studi ABT 2025, yakni Bengara II, Pesut Mahakam, Puri, dan Rupat.
Untuk diketahui, salah satu yang menjadi pemenang lelang tersebut adalah perusahaan migas di bawah Arsari Group milik Hashim Djojohadikusumo yakni PT Nations Petroleum. Entitas milik adik Presiden Prabowo Subianto ini berhasil memenangkan WK Migas Natuna D-Alpha melalui penawaran langsung.
Kemudian ada juga entitas raksasa asal China ikut memenangkan lelang ini, yakni Sinopec International Energy Investment Holdings Limited yang memenangkan blok WK Bengara II. Selanjutnya masih ada Cinda Energy Limited asal Hong Kong yang memenangkan blok WK Rupat.
Secara keseluruhan, total nilai komitmen pasti dari keenam WK tersebut mencapai US$ 141,51 juta dengan akumulasi bonus tanda tangan sebesar US$ 1,6 juta.
Berikut daftar Pemenang Lelang WK Migas Tahap I Tahun 2026:
1. WK Sapukala (Penawaran Langsung): Dimenangkan oleh Eni Indonesia Limited dengan komitmen pasti 3 tahun pertama sebesar US$ 8.000.000 dan bonus tanda tangan US$ 200.000.
2. WK Natuna D-Alpha (Penawaran Langsung): Dimenangkan oleh PT Nations Petroleum dengan komitmen pasti 3 tahun pertama sebesar US$ 103.309.000 dan bonus tanda tangan US$ 200.000.
3. WK Bengara II (Lelang Reguler Area Studi ABT 2025): Dimenangkan oleh Sinopec International Energy Investment Holdings Limited dengan komitmen pasti 3 tahun pertama sebesar US$ 16.500.000 dan bonus tanda tangan US$ 300.000.
4. WK Pesut Mahakam (Lelang Reguler Area Studi ABT 2025): Dimenangkan oleh PT Timur Hijau Investama dengan komitmen pasti 3 tahun pertama sebesar US$ 7.403.000 dan bonus tanda tangan US$ 300.000.
5. WK Puri (Lelang Reguler Area Studi ABT 2025): Dimenangkan oleh PT Timur Hijau Investama dengan komitmen pasti 3 tahun pertama sebesar US$ 3.350.000 dan bonus tanda tangan US$ 300.000.
6.WK Rupat (Lelang Reguler Area Studi ABT 2025): Dimenangkan oleh Cinda Energy Limited dengan komitmen pasti 3 tahun pertama sebesar US$ 2.950.000 dan bonus tanda tangan US$ 300.000.
"Pemerintah mengharapkan para pemenang dapat memenuhi dan merealisasikan seluruh komitmen yang telah ditetapkan, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan eksplorasi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tulis Kementerian ESDM.
Saat ini masih ada tiga Wilayah Kerja migas yang tidak dapat ditetapkan pemenangnya. Ketiga WK tersebut adalah Wilayah Kerja Rombebai, Wilayah Kerja Maratua II, dan Wilayah Kerja Jayapura.
"Ketiga Wilayah Kerja tersebut selanjutnya ditawarkan sebagai Wilayah Kerja Available sesuai dengan ketentuan yang berlaku" jelas Kementerian.
Status Wilayah Kerja Available ini membuka peluang bagi Badan Usaha dan/atau Bentuk Usaha Tetap untuk kembali berpartisipasi dalam kegiatan eksplorasi mekanisme Penawaran Langsung. Penawaran dapat dilakukan melalui Studi Bersama maupun tanpa Studi Bersama sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Proses Lelang Penawaran Langsung tanpa Studi Bersama dilaksanakan dalam jangka waktu 30 hari kalender. Sementara Usulan tersebut dapat disampaikan kepada Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi dalam jangka waktu paling lama 6 bulan sejak ditetapkannya hasil Penawaran Wilayah Kerja.
Dalam pengajuan usulan tersebut, Badan Usaha dan/atau Bentuk Usaha Tetap juga dapat mengusulkan Term and Condition yang berbeda sesuai dengan yang diharapkan.
"Ketiga Wilayah Kerja Available menawarkan peluang eksplorasi dengan karakteristik dan ketentuan pokok Kontrak Kerja Sama yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing Wilayah Kerja," tegas Kementerian ESDM.
Bagi Badan Usaha dan/atau Bentuk Usaha Tetap yang berminat mengikuti Penawaran Lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Tahap II Tahun 2026, proses Lelang akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal sebagai berikut:
Jadwal dari Lelang Penawaran Langsung untuk Wilayah Kerja Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, Palu adalah sebagai berikut:
a. Akses Bid Document: 17 September 2026 s.d. 31 Oktober 2026
b. Batas akhir waktu pemasukan Dokumen Partisipasi: 2 November 2026
Dan Jadwal Lelang Reguler pada Wilayah Kerja Leti Selatan adalah sebagai berikut:
a. Akses Bid Document: 17 September 2026 s.d. 14 Januari 2027
b. Batas akhir waktu pemasukan Dokumen Partisipasi: 14 Januari 2027
Badan Usaha dan/atau Bentuk Usaha Tetap yang berminat dapat melakukan registrasi dan mengakses Bid Document melalui laman lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Informasi lebih lanjut mengenai Penawaran Lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi dapat diakses melalui https://esdm.go.id/wkmigas/
(fdl/fdl)









































