Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengingatkan orang yang berpenghasilan besar agar tidak mengkonsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) subisidi seperti Pertalite.
Ia mengatakan BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurut Bahlil tak pantas orang berpenghasilan besar mengkonsumsi BBM subsidi.
Bahlil kemudian menyinggung kehidupan anggota DPR RI Dave Laksono dan Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Anindya Bakrie yang sudah seharusnya membeli BBM nonsubsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah tapi untuk BBM yang orang kaya, ya harus pakai harga pasar kayak Dave Laksono. Nggak mungkin Pak Dave pakai BBM subsidi. Dari dulu. Pak Dave kan udah kakak dari dulu," kata Bahlil dalam acara Rakernas III Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (12/10/2026).
"Kayak Pak Anin, nggak mungkin kan kantong bagus. Masa kantong bagus mau pakai barang subsidi? Sorry ye," sambung Bahlil.
Dalam kesempatan itu, Bahlil juga kembali menegaskan bahwa pemerintah akan menahan BBM subsidi hingga akhir tahun. Artinya tidak bakal ada kenaikan BBM subsidi.
"BBM subsidi sampai dengan 31 Desember, bagaimana caranya kita jagain untuk tidak naik dan saya janji BBM untuk subsidi tidak akan naik sampai dengan Desember. Ini bukan pekerjaan gampang, ini pekerjaan wah berat itu. Tapi untuk rakyat, kita harus melakukan yang terbaik," terangnya.
(hrp/fdl)









































