Harga Batu Bara US$ 154 per Ton, Bahlil Buka Peluang Genjot Produksi

Harga Batu Bara US$ 154 per Ton, Bahlil Buka Peluang Genjot Produksi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2026 12:55 WIB
Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia
Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta -

Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengatakan saat ini harga mineral batu bara mengalami kenaikan. Saat ini, dia memaparkan harga batu bara mencapai US$ 154 per ton.

"Kemudian dari sisi mineral batubara kita tahu bahwa alhamdulillah sekarang harga batubara kita mulai naik. Dan sekarang hari ini mencapai US$ 154 per ton untuk kalori 633," papar Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026) malam kemarin.

Menurut pria yang juga merangkap jabatan Menteri ESDM itu, bila harga terus mengalami tren seperti ini, pemerintah bisa saja menaikkan izin produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan sejauh ini relaksasi tambahan produksi dilakukan secara terbatas. Pihaknya ingin menjaga pasokan dan permintaan harga di pasar, dengan begitu harga batu bara tidak akan turun dan tetap stabil.

ADVERTISEMENT

"Dan harapan kita memang adalah harganya bagus, produksinya kita naikkan. Dan sekarang kita tetap akan melakukan relaksasi terbatas untuk menjaga supply and demand. Tapi kita juga ingin untuk dalam waktu dekat, kita ingin sekali untuk bagaimana devisa kita bisa masuk," jelas Bahlil.

Lihat juga Video: Bahlil Kaget Persediaan Batu Bara PLN Hampir Habis di Bulan Juni

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads