Antrean Panjang BBM Merembet ke Jatim, Dibereskan dalam 2 Hari

Antrean Panjang BBM Merembet ke Jatim, Dibereskan dalam 2 Hari

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 21 Okt 2026 07:00 WIB
Khofifah ke kantor Bahlil
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak usai pertemuan dengan Dirjen Minyak dan Gas Laode Sulaeman serta jajaran Kementerian ESDM.Foto: Heri Purnomo
Jakarta -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Timur (Jatim) selesai dalam dua hari ke depan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengakui saat ini masih terdapat antrean kendaraan yang mau isi BBM di wilayah Malang, Jember, dan Blitar.

"Memang ada beberapa wilayah yang terindikasi ada antrean, seperti di Malang, Jember, Blitar. Tadi kita upayakan agar segera menjadi teratasi," ujar Laode saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laode menegaskan bahwa pihaknya bersama dengan Pertamina sedang berupaya agar permasalahan tersebut cepat teratasi. Maksimalnya permasalahan itu bisa selesai dalam 1-2 hari ke depan.

"Intinya kita dalam 1-2 hari ini sudah harus tuntas masalah yang terjadi," janji Laode.

ADVERTISEMENT

Laode juga telah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Rapat itu membahas terkait penguatan pasokan BBM di Jawa Timur.

Penguatan pasokan BBM ini penting dilakukan agar kejadian antrean panjang kendaraan seperti di Bali tidak terjadi di wilayah Jatim.

"(Bahas) Penguatan lah, penguatan (Pasokan BBM). Kan kita tahu, pulau Jawa ini kan penduduknya terbesar. Isu-isunya juga yang terbanyak. Karena itu, apa yang sudah terjadi di Bali, jangan lagi terjadi di lokasi-lokasi yang lain. Kan seperti itu," terang Laode.

(fdl/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads