Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 10 Jan 2020 08:27 WIB

Sudah Ditutup Masih Ngeyel, Binomo Bisa Diseret ke Jalur Hukum

Vadhia Lidyana - detikFinance
Ilustrasi Foto: Angga Aliya ZRF/detikcom
Jakarta - Situs penyedia jasa investasi trading, Binomo resmi dinyatakan illegal dan situsnya sudah diblokir. Namun, Binomo berkali-kali membuat alamat situs atau domain baru.

Situs yang viral dengan jargon "jutaan orang bahkan tak menyadari bahwa mereka bisa menghasilkan US$ 1.000 sehari tanpa meninggalkan rumah. Dan Anda adalah salah satu dari mereka" itu tak memiliki izin usaha sebagai pialang berjangka. Hal ini membuat Binomo melanggar Pasal 31 ayat (1) UU No 32 Tahun 1997.

Untuk menghentikan seluruh operasinya di Indonesia, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan akan menyeret pihak-pihak dibalik Binomo ke jalur hukum. Begitu juga dengan situs sejenis lainnya.

"Ke depan Bappebti akan menindak tegas dan menyeret pihak-pihak yang terbukti melanggar ketentuan ke ranah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) yang berlaku di Indonesia," tegas Kepala Bappebti Tjahya Widayanti kepada detikcom, Kamis (9/1/2020).

Namun, saat ini Bappebti juga masih melakukan patroli untuk menjaring domain-domain baru Binomo dan situs sejenis lainnya.

"Antisipasi yang dilakukan Bappebti adalah dengan melakukan patroli cyber guna mencari domain-domain baru Binomo dan langsung memblokir melalui Kemenkominfo," imbuh dia.

Lalu, bagaimana dengan aplikasi ponsel Binomo yang masih tersedia di Google Play Store dan IOS App Store?
Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "adv sino fintech"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com