Top Up OVO Bayar Rp 1.000, Twitter-nya Diserbu Warganet

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 21 Jan 2020 18:04 WIB
Foto: ovo
Jakarta - Aplikasi keuangan OVO mengumumkan akan memberlakukan biaya isi ulang sebesar Rp 1.000 melalui top up instan, ATM, mobile banking/internet banking, Tokopedia atau OVO Booth.

Sejumlah pengguna OVO ramai menanyakan informasi tersebut ke akun twitter resmi @ovo_id.

Misalnya akun @hw*l*c yang mengirimkan screenshoot penyesuaian tarif top up OVO dengan komentar "hadeeeh penyesuaian mulu, lama lama ditinggalin lu @ovo_id," tulisnya.


Selanjutnya ada akun @s*bilf*dh*lla* yang berkomentar "@ovo_id semakin lelah untuk bakar uang. dari pengurangan cashback, biaya admin tranfer uang ke bank, sampai TopUp jga kena Admin. Kenapa yah?"

Kemudian ada akun @co*a*eb*ks*a*pa yang juga mengirimkan tangkapan layar penyesuaian tarif top up OVO dengan komentar "Apaapaaneeh huhuhu @ovo_id"

Lalu akun @Go*mb*ng*d*y yang menyebut jika penyesuaian biaya top up ini membuat persaingan makin panas. "kok makin PANAS aja Ya min..."


Kemudian admin twitter OVO menjawab jika memang biaya top up akan dikenakan pada Maret mendatang.

"Kami informasikan bahwa top up akan dikenakan biaya mulai dari bulan Maret ya Kak. Mohon untuk menunggu informasi resmi lebih lanjut dari kami ya. Terima kasih"

Simak Video "Hadirkan Fitur Pembayaran Nontunai, Jenius QR Ingin Geser OVO Cs?"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)