Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 22 Jan 2020 06:23 WIB

Siap-siap Top Up OVO Tak Lagi Gratis

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Siap-siap Top Up OVO Tak Lagi Gratis. Foto: Vanita Dewi Prastiwi/detikcom
Jakarta - OVO akan mengenakan biaya sebesar Rp 1.000 untuk setiap isi ulang selain di driver Grab. Biaya ini berlaku pada 2 Maret 2020 mendatang.

Penerapan biaya ini bertujuan agar membangun sistem pembayaran yang berkesinambungan di Indonesia.

Dari notifikasi aplikasi yang muncul disebutkan mulai 2 Maret 2020 akan terjadi penyesuaian biaya topup atau isi ulang.

Biaya yang dibebankan kepada customer adalah sebesar Rp 1.000 untuk top up instan di aplikasi OVO, melalui ATM, internet atau mobile banking, Tokopedia dan OVO Booth.

Kemudian OVO juga memberlakukan tarif 2% jika mengisi ulang melalui kartu debit di aplikasi OVO. Jadi jika mengisi minimum Rp 100.000 maka akan dikenakan biaya Rp 2.000 per isi ulang.

Namun OVO tetap memberikan gratis biaya jika melakukan isi ulang melalui Abang Grab.

Apa alasan OVO mulai menetapkan biaya top up?
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Top Up OVO Dikenai Tarif Rp 1.000 Mulai 2 Maret"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com