Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 27 Jan 2020 06:32 WIB

Waspada! Pinjol Abal-abal Masih Merajalela

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Waspada! Pinjol Abal-abal Masih Merajalela. Foto: Istimewa
Jakarta -

Pinjaman online (pinjol) ilegal meresahkan masyarakat lantaran menawarkan bunga yang tinggi. Tidak hanya itu, pinjol abal-abal ini juga kerap kali menagih nasabahnya dengan cara tak lumrah.

Dalam catatan yang dirangkum detikcom seperti ditulis, Minggu (26/1/2020), Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing menjelaskan fintech ilegal melakukan intimidasi saat penagihan utang. Salah satunya menjurus pada pelecehan seksual yakni debt collector meminta foto bugil pengguna fintech.

"Mereka (fintech ilegal) menagih aneh-aneh, kasar dan mengintimidasi, ada yang minta foto bugil," kata Tongam dalam acara Indosterling Forum, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Dalam paparannya, Tongam menunjukkan cara kerja penagihan pinjol abal-abal itu. Debt collector menagih dengan memberikan dua pilihan.

Pilihan pertama, nasabah harus membayarkan minimal satu kali angsuran. Kedua, nasabah diminta mengirimkan foto bugil sebagai jaminan utangnya.

Kemudian juga ada yang menagih secara kasar dengan meminta video call sex dan dia akan membayar lunas utang nasabah yang menunggak.

Tongam menjelaskan setiap fintech ilegal memiliki cara kerja untuk mengakses kontak dan data pribadi di handphone pengguna.

"Iya pasti mereka melakukan itu, karena saat kita tidak mengizinkan mereka akses ya tidak akan terjadi pinjaman. Itu yang harus diperhatikan masyarakat," kata dia.

Apa sih ciri-ciri pinjol ilegal?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "adv sino fintech"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com