Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 29 Jan 2020 11:48 WIB

PNS Bisa Pinjam Uang ke Fintech Ini, Bayarnya Potong Gaji

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
duit makro dumi PNS Bisa Pinjam Uang ke Fintech Ini, Bayarnya Potong Gaji. Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikcom
Jakarta -

Badan Kepegawaian Negara (BKN) bekerja sama dengan Bank Mandiri Taspen (Mantap) dan PT Fidac Inovasi Teknologi untuk menyalurkan pembiayaan kredit kepada pegawai negeri sipil (PNS).

Di sini, PT Fidac Inovasi Teknologi dan Bank Mantap meluncurkan aplikasi Duit Makro (Dumi) untuk memberikan sumber pendanaan khusus untuk PNS. Untuk tahap awal, Dumi hanya dapat diakses oleh pegawai di lingkungan BKN.

BKN Bima Haria Wibisana mengatakan kerja sama ini penting dilakukan untuk bisa memberikan alternatif pembiayaan bagi para PNS maupun pensiunan.

"Bagaimana mencoba meningkatkan kesejahteraan ASN. Orang berpikiran dari gaji, tapi gaji terbatas. Pemerintah tidak bisa APBN hanya untuk belanja pegawai. Jadi pasti akan terbatasi. Alternatifnya kalau PNS punya akses modal yang murah, ini akan sangat membantu," jelas Bima di kantor BKN, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2020).

Bima mengatakan, pinjaman yang didapat dari Dumi ini memberikan bunga yang terjangkau, yakni 9,9% per tahun. Selain itu, pembayaran pinjaman otomatis dilakukan dengan pemotongan gaji.

"ASN itu pasti bayar, tidak akan ngemplang. Karena gajinya dipotong duluan. Jadi dari sisi loan dia aman," jelasnya.


Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Mantap Josephus K Triprakoso mengatakan bahwa proses pinjaman yang diajukan oleh PNS akan diproses dengan singkat, yakni selama 2 hari. Selain itu, tenor kredit yang diberikan juga hingga 12 bulan dengan maksimal pinjaman Rp 15 juta.

Dalam kerja sama ini, Bank Mantap sendiri merupakan investor untuk PT Fidac Inovasi Teknologi yang kemudian membuat aplikasi Dumi.

"Mudah-mudahan kerja sama peer to peer lending antara Bank Mantap dengan Fidek dapat berikan akses yang lebih mudah pada ASN. Prosesnya lebih cepat, dan jangka waktu tenornya bisa dipilih, bisa 3, 6, atau 12 bulan," katanya.

"Jadi cukup buka aplikasi lewat android langsung dapat pinjaman. Karena kita tahu kebutuhan itu dadakan," tutupnya.



Simak Video "Dari 4,2 Juta PNS di Indonesia, 39,1% Hanya Urus Administrasi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com