Resmikan Fintech Center UNS, Bos OJK Ingin Solo Mirip Silicon Valley

Bayu Ardi Isnanto - detikFinance
Kamis, 12 Mar 2020 21:30 WIB
Wimboh Santoso
Foto: Bayu Ardi Isnanto
Solo -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan Fintech Center pertama yang berada di luar kantor OJK, yakni di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Kehadiran Fintech Center diharapkan dapat menjadikan Solo seperti Silicon Valley, Amerika Serikat (AS).

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso ingin mencontoh Silicon Valley yang menjadi pusat pengembangan teknologi. Silicon Valley merupakan sebuah kawasan di AS yang banyak menelurkan perusahaan-perusahaan berbasis teknologi.

"Ya ini lah pas tempatnya. Dan ini bukan kota yang metropolitan besar. Kalau di Amerika ada Silicon Valley, ini Solo lah yang pas itu. Inilah kenapa kita pilih UNS," kata Wimboh di UNS, Kamis (12/3/2020).

Fintech Center tersebut dapat diakses siapapun, terutama mahasiswa. Mereka akan difasilitasi oleh tenaga ahli dari UNS, OJK dan Bank Indonesia (BI) untuk dapat menciptakan startup baru.

OJK dan BI memiliki kepentingan besar dengan dibukanya Fintech Center ini. Tak hanya mengembangkan lapangan kerja, produk-produk fintech nantinya diharapkan bisa memudahkan masyarakat.

"Dengan produk yang murah, proses yang cepat, tetap melindungi kepentingan nasabah dan dilaksanakan dalam proses yang mendasarkan pada market conduct yang bagus, menggunakan etika yang bagus. Harapan kami ini bisa ditelurkan dari sini," katanya.

Sementara Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan fintech merupakan salah satu fokus dari tiga hal yang dikembangkan UNS. Selain fintech, UNS tengah mengembangkan baterai lithium dan pusat studi Javanologi.

"Pengembangan fintech ini menjadi penting karena pendidikan kita menyesuaikan era industri 4.0. Di mana segala lini membutuhkan teknologi," ujar Jamal.
Area lampiran



Simak Video "Ini Perusahaan Leasing yang Kasih Keringanan Pembayaran"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/fdl)