Berita Terpopuler Sepekan

Ngeri! Uang Rp 29 T di Perusahaan Digital Ini Hilang Tanpa Jejak

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 28 Jun 2020 20:15 WIB
Dana 1,9 Miliar Euro Hilang di Asia, Saham Wirecard Anjlok Sampai 90 Persen
Foto: DW (News)

Tentang perusahaan

Didirikan pada tahun 1999, Wirecard pernah dianggap sebagai salah satu perusahaan teknologi paling menjanjikan di Eropa yang memproses pembayaran untuk konsumen dan bisnis, hingga menjual layanan analisis data. Perusahaan yang hampir memiliki 6.000 karyawan di 26 negara di seluruh dunia itu melaporkan pendapatan lebih dari US$ 2,2 miliar pada 2018, atau empat kali lipat lebih dibandingkan 2013.

Saham mencapai angka tertinggi di atas US$ 213 pada September 2018, bulan yang sama Wirecard menggantikan Commerzbank (CRZBF) dalam daftar 30 perusahaan teratas Jerman. Pada titik itu, nilainya lebih dari US$ 26,9 miliar. Namun pada hari Senin kemarin, saham diperdagangkan serendah US$ 14,56.

Hal itu menyusul 18 bulan penuh gejolak bagi perusahaan yang diselingi oleh tuduhan penipuan dan pertanyaan atas praktik akuntansi. Pada Januari 2019, Financial Times melaporkan bahwa Wirecard memalsukan dan mengundurkan kontrak dalam serangkaian transaksi mencurigakan di Singapura. Namun perusahaan membantah laporan tersebut yang diperkuat dengan bantuan pelapor, tetapi sahamnya anjlok.

Pukulan lain terjadi akhir tahun lalu, ketika FT menerbitkan laporan dan dokumen perusahaan yang menunjukkan bahwa keuntungan dan penjualan Wirecard telah meningkat di Dubai dan Irlandia. Wirecard kembali membantah tuduhan itu. Tetapi penyelidikan oleh KPMG yang diterbitkan pada bulan April menemukan bahwa perusahaan tersebut tidak memberikan informasi yang cukup untuk sepenuhnya menjelaskan masalah yang diangkat oleh FT.

Halaman


Simak Video "adv sino fintech"
[Gambas:Video 20detik]

(toy/dna)