3 Fakta Harga Bitcoin Diramal Tembus Rp 2 M

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 10 Feb 2021 07:45 WIB
Bitcoin Melambung Di Atas 20 Ribu Dolar, Bakal Jadi Incaran Investor Awam?
Foto: DW (News)
Jakarta -

Harga bitcoin diramal terus meningkat di tahun 2021. Banyak faktor yang membuat harga uang kripto ini terus meningkat. Kemarin saja, harga bitcoin terdongkrak karena Tesla Inc memborong banyak.

Dari data perdagangan di laman coinbase.com yang dilihat detikcom pada Selasa (9/2/2021), per pukul 10.05 WIB bitcoin tercatat terparkir di harga Rp 639 juta per keping. Rekornya bitcoin diperdagangkan seharga Rp 665 juta pada hari ini tepat di pukul 07.05 WIB.

Sejak Desember lalu, harga bitcoin memang perlahan-lahan terus naik. Di bulan Desember 2020, bitcoin naik ke level Rp 400 jutaan, lalu masuk ke level Rp 500 jutaan di bulan Januari 2021.

Bagaimana harga bitcoin bisa diramal tembus Rp 2 miliar per keping, berikut fakta-faktanya:

1. Orang Mulai Percaya Bitcoin

CEO Indodax, Oscar Darmawan mengungkapkan harga bitcoin akan terus meningkat pada tahun 2021. Dia memprediksi harga bitcoin bisa tembus Rp 2 miliar per keping pada tahun ini.

"Saat harga bitcoin sudah tinggi, kepercayaan orang-orang untuk membeli bitcoin bertambah," katanya dalam keterangan resmi yang dikutip, Selasa (9/2/2021).

2. Korporasi Bakal Memborong

Meski harga bitcoin tinggi, dikatakan Oscar, tidak menutup kemungkinan akan ada lagi korporasi atau konglomerat yang akan membeli bitcoin dalam waktu dekat. Karena bitcoin sudah terbukti menjadi nilai lindung inflasi yang baik dan menjadi aset safe haven.

"Jika pembelian atau permintaan masif terus terjadi, maka kemungkinan besar harga bitcoin akan terus meningkat. Seperti apa yang diprediksi JP Morgan sebelumnya, bitcoin bisa mencapai Rp 2 miliar pada tahun ini atau tahun depan," tegasnya.

Dia menyebut, permintaan ini terjadi karena orang-orang sudah memahami tentang fundamental bitcoin. Selain itu, tidak hanya dari sisi demand saja. Dari sisi pasokan, bitcoin juga terbilang unik. Karena jumlah pasokan maksimal hanya bitcoin hanya 21 juta unit saja. Saat ini, sudah beredar 18,5 juta.

3. Tak Perlu Khawatir

Dia mengatakan, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir karena bitcoin sudah memiliki legalitas di Indonesia. bitcoin dan aset kripto diatur oleh Kementerian Perdagangan. Indodax sendiri sebagai tempat perdagangan kripto secara online saat ini telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi (Bappebti).

Tesla menjadi perusahaan otomotif pertama yang membeli bitcoin. Tidak hanya membeli sebagai aset, perusahaan mobil listrik tersebut juga akan menerima transaksi berbentuk bitcoin. Tesla beralasan langkah ini diambil agar lebih fleksibel dalam pengelolaan aset dan bentuk transaksi.

(hek/ara)