Tahukah Kamu?

Apa Itu NFT? Kok Ramai Dipakai buat Beli Karya Seni?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 15 Mar 2021 10:08 WIB
Female hand coloring paint by numbers picture. Creative hobby. Leisure activity at home during self-isolation COVID-19
Ilustrasi/Foto: iStock

3. Bagaimana Transaksi NFT?

Mengutip percobaan yang dilakukan CNN, begini rasanya melakukan transaksi NFT. Redaksi mencoba membeli karya seniman digital asal Moskow, Rusia, Alexander Shelupinin berjudul Little Alien.

Pembelian dilakukan di Origin Known, pasar NFT yang saat ini sedang ramai-ramainya. Karya itu dijual 0,01 ETH (mata uang kripto Ethereum). Bila ditaksir dengan uang asli jumlahnya sekitar US$ 15 atau sekitar Rp 210 ribu (kurs Rp 14.000).

Di tahap transaksi, NFT masih terlalu rumit bagi pembeli awal. Banyak tahap yang mesti dilakukan untuk bisa mentransfer 'uang' pembelian Little Alien.

Mereka harus mentransfer mata uang kripto Ethereum senilai US$ 20 dari pertukaran mata uang digital Coinbase ke aplikasi dompet digital bernama Rainbow. Kemudian dari situ, mereka menghubungkan Rainbow ke Origin Known.

Kemudian mereka harus mengirim Ethereum senilai US$ 15 yang kami butuhkan untuk membeli karya seni tadi lewat Rainbow ke Origin Known.

4. NFT Untungkan Seniman?

Menurut Alexander Shelupinin yang karyanya dibeli, dirinya telah bergabung untuk menjajakan karya seni lewat metode NFT sejak pertengahan 2018.

Shelupinin mengaku telah menjual 226 karya berbeda dengan NFT. Total pendapatannya sekitar 15 ETH. Saat ini bernilai US$ 27.000 atau sekitar Rp 378 juta.

Dia juga menghasilkan uang dengan membeli dan menjual karya seni dengan NFT di platform populer lainnya. Dia mengaku pernah membeli sebuah lukisan seharga sekitar US$ 56 dan dijual kembali seharga lebih dari US$ 6.200. Dalam rupiah, dia membeli lukisan itu seharga Rp 784 ribu dan menjualnya seharga Rp 86,8 juta.

Pasar NFT sendiri telah meningkat empat kali lipat pada tahun 2020. Jumlahnya menjadi lebih dari US$ 250 juta.

Halaman

(hal/ara)