Harga Bitcoin Sudah Turun Rp 230 Jutaan, Cuma dalam 9 Hari!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 23 Apr 2021 15:17 WIB
SALT LAKE CITY, UT - APRIL 26: A pile of Bitcoins are shown here after Software engineer Mike Caldwell minted them in his shop on April 26, 2013 in Sandy, Utah. Bitcoin is an experimental digital currency used over the Internet that is gaining in popularity worldwide. (Photo by George Frey/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Harga bitcoin hari ini tercatat di level US$ 48.817 (data bitcoin.com) atau sekitar Rp 707,8 juta (asumsi kurs Rp 14.500). Padahal harga Bitcoin sempat mencapai level tertinggi di level US$ 64.523 pada 14 April lalu atau sebesar Rp 935,5 juta.

Ini artinya dalam waktu 9 hari dari 14 April ke 23 April, nilai bitcoin turun hingga 24,3%. Sebelumnya dikutip dari CNBC analis dari Guggenheim Parnters Scott Minerd menyebutkan harga cryptocurrency terbesar di dunia ini memang naik terlalu cepat.

Hal tersebut berpotensi akan ada koreksi harga besar-besaran. "Saya kira harga bitcoin bisa turun hingga 50%," kata dia dilansir dari CNBC.com, Jumat (23/4/2021).

Dia mengungkapkan pergerakan harga ini merupakan hal yang normal dalam evolusi pasar bitcoin.

Memang harga bitcoin mengalami reli besar-besaran pada tahun lalu sampai tahun ini. Apalagi dengan sejumlah perusahaan besar seperti Tesla yang mendeklarasikan diri menggunakan bitcoin.

Kemudian perusahaan keuangan seperti Mastercard dan Goldman Sachs yang membuat produk dengan uang kripto.

Seorang investor bitcoin, Bill Miller mengungkapkan jika dirinya tak khawatir dengan potensi terjadinya bubble seperti tahun 2017. Kemudian bitcoin turun tajam pada bulan-bulan berikutnya.

Dia menilai hal tersebut adalah musim dingin pada cryptocurrency. "Yang perlu dipahami adalah, pasokan bitcoin tumbuh hanya 2% dalam satu tahun tapi permintaan lebih cepat," jelas dia.

(kil/fdl)